Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi dibukanya penyelidikan tertutup mengenai dugaan korupsi masif di lingkungan Ditjen Imigrasi. Tak main-main, info PPATK periode 2019-2025 menemukan aliran biaya siluman senilai Rp366,7 Miliar di 96 rekening milik 35 pegawai imigrasi. Padahal, porsi penghasilan resmi mereka hanya Rp9,7 Miliar!
Kasus ini kian memanas lantaran penyelidikan ikut menyeret nama Wakil Menteri Imipas/Dirjen Imigrasi, Silmi Karim. Ia diduga memeras lewat setoran jatah pengurusan izin tinggal sementara (ITAS) WNA melalui jaringan pejabat imigrasi di daerah.
Selengkapnya dalam CNBC Indonesia (Kamis, 04/06/2026) berikut ini.
Add
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·