Kementerian Kesehatan Lebanon memperbarui jumlah korban tewas akibat serangan Israel pada Rabu (8/4). Hingga Jumat (10/4) tercatat 357 orang menjadi korban tewas, sementara 1.223 orang terluka.
"Jumlah korban tetap belum final, lantaran tetap berlangsungnya pembersihan puing-puing," demikian keterangan kementerian tersebut dikutip dari AFP.
Selain itu, proses identifikasi jenazah juga tetap terus dilakukan. Termasuk nan memerlukan pengetesan DNA.
Kementerian Kesehatan Lebanon juga memperbarui jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak perang meletus antara Israel dan Hizbullah pada 2 Maret menjadi 1.953 tewas dan 6.303 terluka.
Israel Klaim Serang Hizbullah
Di sisi lain, Militer Israel mengatakan bahwa serangan udara nan mereka lakukan di Lebanon telah menewaskan lebih dari 180 militan Hizbullah.
"Setelah penilaian intelijen awal, dapat dipastikan bahwa IDF telah melenyapkan lebih dari 180 militan dari organisasi teroris Hizbullah. Penghitungan tetap berlangsung," kata militer Israel.
Pada Sabtu (11/4), Iran dan Amerika Serikat bakal melakukan negosiasi tenteram di Pakistan. Namun, perundingan itu terancam batal jika serangan Israel ke Lebanon tetap terjadi.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·