Tim SAR saat melakukan pencarian korban terseret arus di Pantai Masceti, Gianyar, Bali, Rabu (24/6).(Doc Tim SAR)
TIM SAR Gabungan akhirnya menemukan seorang penduduk nan dikabarkan terseret arus dan tenggelam di Pantai Masceti, Kabupaten Gianyar, Rabu (24/6). Korban diketahui berjulukan Nyoman Murtiningsih (48), penduduk Banjar Palak, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.
Berdasarkan info nan diterima, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.35 Wita. Korban berbareng suaminya datang ke Pantai Masceti untuk melaksanakan aktivitas melukat.
Saat sang suami meninggalkan korban sejenak untuk membeli minuman di warung sekitar pantai, korban diduga terseret arus hingga tenggelam. Menyadari istrinya tidak terlihat, suami korban kemudian meminta bantuan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar nan menerima info kejadian pada pukul 11.20 Wita dari pelapor berjulukan Ditya, langsung menindaklanjutinya.
Pada pukul 12.30 Wita Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan empat personel menggunakan satu unit RIB (Rigid Inflatable Boat) 02 Denpasar menuju letak kejadian untuk melaksanakan pencarian melalui jalur laut.
Operasi pencarian dilakukan secara terpadu dengan membagi area pencarian melalui jalur laut dan darat. Selain SRU laut nan melakukan penyisiran di perairan sekitar letak kejadian, unsur SAR campuran juga melaksanakan penyisiran sepanjang bibir Pantai Masceti.
Sekitar pukul 14.30 Wita, Rubber Boat Polri dengan lima personel onboard ialah 1 personel Polairud, 2 personel Brimob, dan 2 personel Balawista turut memperkuat upaya pencarian. Sekitar tiga puluh menit kemudian, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
"Posisi sekitar 200 meter ke arah barat dari letak kejadian, tepatnya pada koordinat 8°35.684'S - 115°20.809'E.),” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut.
I Nyoman Sidakarya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR nan terlibat dalam operasi tersebut. Dirinya juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area pantai, terutama di letak nan mempunyai karakter arus laut nan kuat.
Unsur SAR campuran nan terlibat dalam operasi ini terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polres Gianyar, Brimob Polda Bali, Polsek Sukawati, Babinsa Desa Medahan, Bhabinkamtibmas Desa Medahan, TRC BPBD Gianyar, Balawista BPBD Gianyar, RAPI Lokal Blahbatuh, PMI Gianyar, serta family korban. (RS)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·