Korban kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Selamat Usai Terjepit 10 Jam

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, telah sukses dievakuasi pagi ini setelah kurang lebih 10 jam bertahan. Korban dibawa petugas menuju ambulans.

Pantauan detikcom, Selasa (28/4/2026), tampak petugas campuran nan terdiri dari Basarnas, TNI, dan kepolisian, menggotong korban menggunakan tandu darurat.

Korban dievakuasi keluar peron menuju gate keluar Stasiun Bekasi Timur. Korban terlihat mengenakan oksigen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban berjenis kelamin perempuan. Ia terlihat lemas.

Sebelumnya, Basarnas telah sukses mengangkat sisa tiga korban nan sempat terjebak di dalam gerbong KRL tabrakan di Stasiun Bekasi Timur. Ketiganya sukses di pemindahan pagi ini.

"Barusan nan terevakuasi 3. Kita hanya menyerahkan ke tim medis," jelas Kabasarnas Mayjen M Syafii kepada wartawan di lokasi, Selasa (28/4).

Syafii mengatakan belum bisa memastikan apakah tetap ada korban tersisa di dalam rangkaian. Sampai saat ini, kata dia, Basarnas tetap terus memastikan mengenai kepastian seluruh korban telah di evakuasi.

KAI menyebut sebanyak tujuh penumpang meninggal bumi dalam kejadian kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. KAI mengungkap tetap ada tiga orang nan tetap terperangkap di kereta.

"Yang ada nan tetap terperangkap itu ada sekitar 3 orang nan terperangkap di dalam kereta," kata Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dalam bertemu pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).

Bobby menyampaikan saat ini korban luka-luka dilaporkan berjumlah 81 orang. Para korban tengah dalam perawatan di rumah sakit.

"Jumlah korban nan terjadi pada tadi malam meninggal 7 orang dan luka-luka dirawat 81 orang," ungkapnya.

(isa/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News