Korban Hanania Travel Capai Ribuan, Kemenhaj Siapkan Dua Skema Penyelesaian

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan dua skema penyelesaian bagi korban dugaan penipuan perjalanan umrah oleh Hanania Travel, ialah pengembalian biaya jamaah alias pemberangkatan ke Tanah Suci bagi mereka nan tetap mau melanjutkan ibadah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan kasus Hanania Travel merupakan perkara besar dengan jumlah korban mencapai ratusan hingga lebih dari seribu orang. Penanganan kasus tersebut sekarang melibatkan tim pengendalian Kemenhaj berbareng abdi negara penegak hukum.

“Jadi Hanania ini sistemik dan banyak sekali. Ada nan menyebut (korbannya) 900 orang, kemudian ada nan 1.200 orang. Tim pengendalian nan dipimpin Cak Harun sudah terlibat dalam proses penanganannya,” kata Dahnil di Jeddah, Rabu, 3 Juni 2026.

Dahnil mengaku menerima banyak laporan dari korban, termasuk melalui pesan langsung di media sosialnya.

Sepulang dari Arab Saudi, dia berencana berkoordinasi langsung dengan interogator untuk mengetahui perkembangan perkara dan merumuskan langkah penyelesaian.

“Saya bakal langsung ke Polda Metro Jaya mau tahu langsung kasusnya seperti apa, kemudian baru membangun gimana penyelesaian terbaiknya,” ujarnya.

Menurut Dahnil, berasas pengalaman penanganan kasus serupa, kebanyakan jamaah biasanya menginginkan dua corak penyelesaian, ialah pengembalian biaya alias tetap diberangkatkan untuk beribadah.

Namun dalam kasus Hanania Travel, sebagian besar korban disebut lebih memilih menerima pengembalian dana.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita