Upaya pencarian dan pengamanan korban gempa di Venezuela tetap berjalan dengan support ribuan personel dari beragam negara.(AFP via Getty Images)
JUMLAH korban tewas akibat gempa berkekuatan besar nan mengguncang Venezuela terus bertambah hingga melampaui 1.400 orang. Upaya pencarian dan pengamanan korban tetap berjalan dengan support ribuan personel dari beragam negara.
Pemerintah Venezuela, Sabtu (20/6) waktu setempat, menyatakan lebih dari 1.600 personel penyelamat dari luar negeri telah tiba untuk membantu operasi pencarian korban. Tim tambahan juga dijadwalkan menyusul sebagai bagian dari respons internasional terhadap dua gempa nan mengguncang negara itu pada Rabu (17/6/).
Dua gempa tersebut memicu ratusan gempa susulan nan memperparah kerusakan di sejumlah wilayah. Petugas tetap menyisir reruntuhan gedung untuk mencari korban nan diduga tetap terjebak.
Di Roma, Paus Leo XIV menyampaikan angan bagi para korban, family nan ditinggalkan, serta seluruh petugas kemanusiaan nan terlibat dalam operasi penyelamatan.
"Saya mendoakan para korban, family mereka, serta semua pihak nan bekerja dalam operasi bantuan. Saya berambisi solidaritas bumi terhadap Venezuela terus berlanjut," kata Paus Leo.
Amerika Serikat (AS) juga meningkatkan support kemanusiaannya. Seorang pejabat senior pemerintahan AS mengatakan Washington bakal segera mengumumkan paket support baru senilai ratusan juta dolar AS dalam satu hingga dua hari mendatang. Bantuan itu melengkapi komitmen sebelumnya sebesar 150 juta dollar AS nan telah disalurkan pemerintahan Presiden Donald Trump untuk penanganan bencana.
Di tengah operasi kemanusiaan, Gedung Putih juga menanggapi langkah terbaru pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, nan kembali meminta support AS untuk memfasilitasi kepulangannya ke Venezuela setelah meninggalkan negara itu pada akhir tahun lalu.
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan permintaan tersebut dinilai belum menjadi prioritas lantaran pemerintah AS saat ini memusatkan perhatian pada penanganan akibat gempa dan support bagi para korban. (CNA/
English (US) ·
Indonesian (ID) ·