Ilustrasi(Dok AFP)
TIM penyelamat di wilayah selatan Filipina sukses mengevakuasi satu jenazah dari reruntuhan sebuah supermarket nan ambruk pada Rabu (10/6), sementara jumlah korban meninggal akibat gempa kuat nan mengguncang Mindanao terus bertambah.
Gempa bermagnitudo 7,8 nan terjadi di lepas pantai Pulau Mindanao pada Senin (8/6) menyebabkan kerusakan luas. Selain merobohkan sejumlah bangunan, gempa tersebut juga memicu tanah longsor di beragam wilayah dan sempat memunculkan peringatan tsunami di sebagian besar area selatan Filipina.
Korban nan sukses ditemukan pada Rabu (10/6), diidentifikasi sebagai Joey Deluvio, 39, salah satu dari dua pegawai supermarket di Kota General Santos nan sebelumnya dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Operasi pencarian dan pengamanan tetap dilakukan meskipun wilayah tersebut tetap menghadapi akibat gempa susulan.
Petugas penyelamat setempat, Michelle Chua, mengungkapkan bahwa tim sempat mendapatkan sinyal nan diduga berasal dari korban saat proses pencarian berlangsung.
"Peralatan pendeteksi kehidupan telah mendeteksi degub nadi lemah di awal operasi," kata petugas penyelamat setempat, Michelle Chua, kepada AFP pada Rabu (10/6).
Tetapi ketika mereka sampai ke letak tidak ada tanda-tanda kehidupan. Menurut Chua, jenazah Deluvio ditemukan dalam kondisi terjepit di antara dua balok gedung nan runtuh.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Nasional Filipina melaporkan jumlah korban tewas akibat gempa meningkat menjadi 45 orang pada Rabu (10/6).
Dalam laporan nan sama, jumlah penduduk nan tetap dinyatakan lenyap melonjak tajam dari empat orang menjadi 17 orang.
Namun demikian, nomor korban jiwa tersebut belum memasukkan Deluvio nan baru ditemukan beberapa saat kemudian, sebagaimana dikonfirmasi oleh Kantor Pertahanan Sipil Filipina.
Pejabat Pertahanan Sipil Rafaelito Alejandro menjelaskan bahwa sebagian besar tambahan korban meninggal berasal dari Provinsi Davao Occidental.
Ia mengatakan kebanyakan korban kehilangan nyawa akibat tertimbun tanah longsor alias tertimpa gedung nan runtuh saat gempa mengguncang wilayah tersebut. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·