Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan akibat dari penurunan tanah dan kenaikan permukaan air laut di pesisir pantai utara (Pantura) Jawa tidak hanya menakut-nakuti ekonomi dan sosial, tetapi juga dapat menakut-nakuti pangan nasional.
Pria nan kerap disapa AHY ini mengatakan banyak lahan pertanian di area Pantura nan dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan nasional, di mana salah satunya ialah Kabupaten Karawang, sehingga musibah seperti banjir rob dapat berpotensi menakut-nakuti pangan nasional.
"Kami menjaga Pantura Jawa sekaligus menjaga produksi pangan. Karena selain sentra-sentra industri nan kudu kita lindungi, nan juga jangan dilupakan adalah cukup banyak sentra-sentra pangan, kawasan-kawasan pangan alias pertanian nan kudu dipastikan juga terlindungi dari intrusi air laut," kata AHY dalam paparannya pada rapat koordinasi Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa (BOPPJ), Senin (4/5/2026).
AHY menambahkan, dari luas lahan pertanian di Pantura Jawa nan mencapai 1,5 juta hektare, sebanyak 115.000 hektare terdampak dari musibah banjir rob.
Foto: kemacetan di pos penyekatan, Jalur Pantura Kedung Waringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang, Senin (10/5/2021). Dari info nan didpat dari jam 8.00 wib hingga 15.00 wib sebayak 512 kendaraan nan telah diputar balik. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
"Ancaman ini sudah terjadi, apalagi dari total luas sawah 1,5 juta hektare di Jawa, 115 ribu hektarnya terdampak. Ini kudu kita cegah," lanjutnl AHY.
Oleh lantaran itu, pihaknya berbareng BPOPPJ dan jejeran lainnya bakal berupaya mengatasi persoalan di Pantura Jawa dengan membangun giant sea wall, di mana pembangunan ini juga bakal meliputi sistem irigasi dan pembentukan sistem air baku, sehingga nantinya giant sea wall tersebut selain melindungi pesisir Pantura Jawa, juga bisa membentuk sistem irigasi nan modern.
"Investasi dalam modernisasi pertanian tentu dalam corak modernisasi irigasi, termasuk juga diversifikasi tanaman menjadi lebih feasible," ujar AHY.
(chd/wur)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·