Komut KAI soal Kecelakaan Kereta di Bekasi: Salah Taksi yang Menyeberang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Komisaris Utama (Komut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Said Aqil Siradj menyebut kejadian kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur terjadi lantaran taksi nan masuk perlintasan. Menurutnya, taksi nan berakhir di tengah perlintasan membikin awal petaka terjadinya kecelakaan KA Argo Bromo menabrak KRL.

"Kalau sudah mogok kan ya enggak mungkin kereta ngerem. Enggak mungkin kereta ngerem mendadak. Jadi nan salah taksi nan menyeberang," kata Said seusai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Said Aqil menampik masalah utama kecelakaan kereta dan KRL disebabkan tak berfungsinya sistem sinyal kereta. Menurutnya, sensor di pelintasan kereta eror gara-gara taksi nan berakhir di tengah rel.

"Enggak (persinyalan eror), lantaran ada banyak (faktor), ada taksi itu kemudian nan KRL berakhir makanya sensor pun rusak, error," ucapnya.

Dia menekankan kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur bakal jadi perhatian KAI. Besok pihaknya bakal melakukan evaluasi.

"Pasti kita bakal besok ada rapat besok, besok ada rapat jam 9 ya, besok dievaluasi. Alhamdulillah Presiden sudah sigap sekali nengok ke sini," ungkapnya.

Selanjutnya, Said Aqil mengucapkan belasungkawa atas tragedi nan terjadi. Dia bermohon semoga korban meninggal bumi dalam keadaan syahid.

"Mudah-mudahan semuanya menjadi baik, nan meninggal bumi mudah-mudahan syahid, diterima di sisi Allah," katanya. (tsy/fca)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News