Komunitas Wirausaha Perkuat Ekosistem UMKM Nasional

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Komunitas Wirausaha Perkuat Ekosistem UMKM Nasional Ilustrasi(Dok Istimewa)

KOMUNITAS Wirausaha Gonzaga (KWG) resmi melantik kepengurusan baru periode 2026–2029 di Dapoer Balekambang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026). Dalam kepengurusan baru ini, Eddy Sambuaga dipercaya sebagai Ketua Umum untuk memimpin organisasi nan berfokus pada pengembangan kewirausahaan, kepemimpinan, dan penemuan di kalangan alumni SMA Kolese Gonzaga.

Pelantikan ini menandai babak baru bagi KWG nan telah didirikan secara resmi sejak tahun 2016. Di bawah kepemimpinan baru, organisasi ini menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional melalui kerjasama lintas sektor, mulai dari pemerintah, bumi usaha, lembaga pendidikan, hingga organisasi lainnya.

Ketua Umum KWG, Eddy Sambuaga, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini tetap menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan jumlah wirausahawan. Berdasarkan info Kementerian UMKM, rasio kewirausahaan nasional pada tahun 2025 baru mencapai 3,29 persen. Angka tersebut tetap berada di bawah negara-negara maju nan rata-rata telah mempunyai rasio di atas 10 persen.

"Rasio kewirausahaan nasional nan tetap di bawah negara maju adalah pekerjaan rumah berbareng nan kudu kita jawab. KWG siap mengambil bagian secara konkret melalui program nan terukur dan kemitraan nan nyata untuk mendukung agenda Pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat serta UMKM," ujar Eddy, melalui keterangannya, Minggu (14/6/2026).

Selain memperluas kemitraan eksternal, Eddy menekankan bahwa KWG bakal terus dioptimalkan sebagai wadah kerjasama dan jejaring upaya bagi para alumni. KWG juga berkomitmen mendorong regenerasi organisasi dengan melibatkan lebih banyak alumni muda agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Dukungan terhadap kepengurusan baru ini turut disampaikan oleh Ikatan Alumni Kolese Gonzaga (IKA GONA). Ketua IKA GONA, Ariston Herwindo, menyatakan bahwa KWG mempunyai peran strategis dalam menumbuhkan pengusaha baru sekaligus memperkuat para pelaku upaya nan sudah berkembang di skala nan lebih besar.

Ariston menambahkan, dalam membangun upaya nan berkelanjutan, modal utama nan dibutuhkan bukan sekadar keahlian teknis, melainkan aspek karakter dan kedisiplinan.

"Bagi seorang pengusaha, skill (skill) itu bisa dilatih. Namun, perihal nan paling utama adalah disiplin dan sikap (attitude). Nilai-nilai karakter tersebut nan sejak awal sudah ditanamkan oleh Gonzaga," kata Ariston.

Menanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Bangku Sekolah

Pada kesempatan nan sama, Kepala SMA Kolese Gonzaga Jakarta, Pater Eduard C. Ratu Dopo, S.J., M.Ed., menegaskan pentingnya menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak awal di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah kudu bisa melahirkan generasi nan kreatif, inovatif, dan siap beradaptasi dengan perubahan zaman.

Ia menjelaskan bahwa SMA Kolese Gonzaga saat ini terus mengembangkan pendekatan pembelajaran nan mendorong para siswa untuk memahami konsep kepemimpinan, inovasi, serta dasar-dasar upaya dan kewirausahaan.

Sebagai organisasi nan berakar pada jaringan alumni, KWG memandang penguatan sektor kewirausahaan ini sebagai langkah strategis dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, terutama dalam perihal pembuatan lapangan kerja, pengembangan UMKM, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). (H-2)
 

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia