Pembangunan jembatan Semongol di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), mangkrak 2 tahun. Proyek jembatan itu diakibatkan komponen perangkat berat lenyap dicuri.
"Ada komponen nan dicuri. Akinya juga hilang. Terus komponen spare part istilahnya kayak otaknya," kata Kasudin SDA Jakarta Barat, Mustajab, dilansir Antara, Jumat (28/8/2026).
Dia mengatakan suku cadang pengganti saat ini sedang dipesan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan bagian peralatan agar perbaikan dapat dilakukan secepatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah selesai digunakan untuk pekerjaan di Kali Semongol, perangkat itu rencananya bakal dipindahkan untuk mendukung aktivitas lain.
"Spare part-nya lagi diorder. Saya juga sudah koordinasi dengan (Unit) Alkal juga secepatnya, lantaran perangkat ini jika sudah selesai mau kita pindahkan untuk aktivitas lain," tutur Mustajab.
Solusi Sementara
Sebagai solusi, pihaknya bakal membangun jembatan sementara di letak tersebut. Pembangunan jembatan sementara, kata Mustajab, bakal dilakukan melalui kerjasama dengan PT Adhi Karya.
"Yang bakal kita perbaiki, tapi sifatnya tetap sementara, tapi nan lebih proper, sehingga penduduk nan menggunakan untuk menyeberang itu tidak mengkhawatirkan," kata Mustajab.
Menurutnya, pembangunan jembatan sementara dilakukan sembari menunggu proses normalisasi Kali Semongol selesai. Saat ini, Dinas SDA tengah meningkatkan kapabilitas Kali Semongol dengan memasang turap (sheet pile) precast.
4 Jembatan Permanen
Setelah normalisasi Kali Semongol selesai, jembatan permanen bakal dibangun menggantikan jembatan sementara.
"Nanti jika sudah selesai normalisasi Kali Semongol, di titik tersebut bakal dipasang jembatan permanen," ujar Mustajab.
Pembangunan jembatan permanen tersebut sudah masuk perjanjian Dinas SDA. Rencananya, terdapat empat titik jembatan nan bakal dibangun secara permanen.
"Kalau untuk jembatannya empat titik rencana," kata dia.
Adapun pekerjaan normalisasi Kali Semongol ditargetkan selesai pada akhir 2026. Pekerjaan tersebut mencakup pengerukan serta pemasangan tanggul alias turap di sisi kanan dan kiri kali.
Warga Keluhkan Jembatan Mangkrak
Sebelumnya, penduduk mengeluhkan kondisi pembangunan jembatan nan mangkrak di permukiman Jalan Warung Pojok RT 05 RW 02 Kelurahan Tegal Alur, Kalideres. Struktur nan biasa disebut penduduk sebagai Jembatan Semongol itu sehari-hari digunakan sebagai akses menuju pasar dan sekolah.
Salah satu warga, Ana Haryanti, mengaku kondisi jembatan itu sebelumnya tetap bagus. Namun, jembatan kemudian dibongkar petugas dengan argumen bakal diperbaiki.
"Janjinya mau didandanin, hanya udah mau tiga tahun belum didandanin juga," kata Ana di lokasi, Senin (24/8).
Sebelum dibongkar, jembatan tersebut berupa tembok dan dapat digunakan penduduk untuk melintas. Sejak jembatan dibongkar, penduduk nan hendak menuju pasar terpaksa memutar lebih jauh.
Warga berambisi pembangunan alias perbaikan jembatan tersebut dapat segera diselesaikan. Jembatan tersebut juga digunakan anak-anak untuk menuju sekolah.
"Anak sekolah juga bisa lewat sini. Itu kan sekolah, sebelah sini," ujarnya.
(jbr/mei)
13 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·