Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyoroti proyek jalur Double-Double Track (DDT) pada segmen Bekasi-Cikarang nan ramai dibicarakan usai kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur. Menurutnya, proyek tersebut memang kudu menjadi prioritas.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga sudah berkomitmen untuk memprioritaskan pembangunan jalur DDT segmen Bekasi-Cikarang usai terjadinya kecelakaan tersebut.
“Iya kita bakal prioritaskan DDT terkhusus wilayah operasi Jabodetabek. Termasuk soal persinyalan,” kata Lasarus kepada kumparan, Kamis (30/4).
Ia juga menjelaskan bahwa dorongan terhadap proyek jalur DDT bukanlah perihal baru. Menurutnya, perihal itu sudah menjadi perhatian dan didorong oleh Komisi V sejak lama.
“Kita sudah mendorong lama (DDT tersebut), mengenai pengembangan kereta api secara menyeluruh terutama untuk wilayah nan padat penduduknya seperti Pulau Jawa,” ujarnya.
Meski demikian, dia menjelaskan kejelasan dari rencana pembangunan jalur DDT tersebut selama ini memang sangat berjuntai pada skala prioritas nan ditetapkan oleh pemerintah.
“Hal ini sangat tergantung dari skala prioritas dari pemerintah lantaran menyangkut anggaran,” kata Lasarus.
Adapun Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan nantinya percepatan proyek DDT itu menjadi bagian dari pertimbangan atas kejadian kecelakaan nan terjadi.
Dudy menjelaskan, pengembangan DDT segmen Bekasi-Cikarang juga bakal terintegrasi dengan program elektrifikasi jalur hingga Cikampek. Ini dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas jasa kereta, khususnya KRL.
"Berkaitan dengan elektrifikasi, itu sudah merupakan bagian daripada pertimbangan kami terhadap jasa KAI, khususnya nan KRL," ujarnya.
Nantinya, pendanaan pembangunan DDT pada segmen tersebut juga tidak sepenuhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagian pembiayaan bakal melibatkan investasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI.
Saat ini, jalur DDT nan telah beraksi baru mencakup segmen Jatinegara-Bekasi. Pada lintasan tersebut, jalur kereta api jarak jauh (KAJJ) dan KRL sudah dipisahkan sehingga bisa menekan akibat gangguan perjalanan.
Proyek DDT dirancang menghubungkan Stasiun Manggarai hingga Cikarang. Namun, pembangunan tetap berjalan di segmen Manggarai-Jatinegara, termasuk pengembangan Manggarai Ultimate nan sekarang kembali dilanjutkan. Sementara itu, segmen Bekasi-Cikarang belum mulai dikerjakan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·