Para pengemudi ojek online (ojol).(MI)
WAKIL Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal memastikan skema komisi 8% untuk jasa ojek online (ojol) roda dua resmi bertindak sejak 1 Juli 2026. DPR, kata dia, bakal mengawal penerapan kebijakan tersebut agar melangkah sesuai komitmen pemerintah dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan. Menurut Cucun, dengan skema baru tersebut mitra pengemudi memperoleh 92% dari tarif dasar perjalanan, sedangkan perusahaan aplikasi menerima komisi sebesar 8%.
"Kita sudah men-declare apa nan menjadi komitmen pemerintah, Pak Presiden, termasuk para pengusaha dari aplikatornya, bahwa per 1 Juli sudah terlaksana 8% potongan untuk aplikator dan 92% nan didapatkan oleh para pengemudi," kata Cucun dikutip dari keterangan tertulis nan diterima, Jumat (3/7).
Ia mengatakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bakal menyusun patokan teknis sebagai pedoman penyelenggaraan kebijakan tersebut. Sementara itu, DPR melalui Komisi V bakal melakukan pengawasan agar implementasinya melangkah sesuai ketentuan.
"Pasti kelak Kementerian Perhubungan membikin satu peraturan teknis nan lebih detail. Nanti komisi terkait, terutama Komisi V, bakal menindaklanjuti agar tidak ada pemahaman nan salah," ujarnya.
Menanggapi adanya pengemudi nan mengaku belum merasakan peningkatan pendapatan secara signifikan, Cucun menilai kondisi tersebut berangkaian dengan penyesuaian tarif nan dilakukan perusahaan aplikasi.
Menurutnya, sebagian aplikator memilih menurunkan tarif sehingga nilai nan dibayarkan pengguna tetap terjangkau. Dampaknya, kenaikan pendapatan nan diterima pengemudi belum sepenuhnya terasa.
"Pendapatan itu lantaran si pengusahanya menurunkan tarif, sehingga menjadi pendapatan kepada si pengemudi ini turun, tapi ada nan diuntungkan ialah pengguna alias para konsumen, masyarakat nan menggunakan jasa pengemudi online ini," jelasnya.
Skema komisi 8% mulai diterapkan perusahaan aplikasi sejak 1 Juli 2026 sebagai tindak lanjut atas kebijakan pemerintah. Pada hari-hari awal pelaksanaannya, sejumlah pengemudi menyebut peningkatan pendapatan belum terlalu terasa, sementara pengguna mengaku tarif perjalanan nan mereka bayarkan belum mengalami perubahan berarti. (Fal/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·