Felldy Utama
, Jurnalis-Jum'at, 06 Februari 2026 |10:27 WIB

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Komdigi, Fifi Alyeda Yahya.
JAKARTA – Di tengah derasnya disrupsi teknologi dan tekanan ekonomi nan kian menantang, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga ekosistem pers tetap sehat, berintegritas, dan bisa bertahan.
Hal itu disampaikan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Komdigi, Fifi Alyeda Yahya, dalam sambutannya mewakili Menkomdigi, Meutya Hafid, pada Outlook Media 2026 berjudul “Memandang Masa Depan Media: Sinergi Bisnis, Tren Periklanan, dan Integritas di Era Hiper-Konektivitas” nan digelar Dewan Pers, Kamis (5/2/2026).
Sebagai pilar demokrasi, kata dia, pers nan berkepanjangan merupakan kepentingan bersama. Untuk itu, pemerintah berkomitmen datang melalui regulasi, mulai dari UU Pers, UU Penyiaran, hingga patokan di ranah digital, untuk memastikan ekosistem media nan sehat, berkeadilan, dan berintegritas.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus menjadi mitra dalam menjaga ekosistem pers nan sehat, pers nan bisa memperkuat secara ekonomi, tetap independen secara editorial, dan dipercaya oleh publik. Karena pers nan kuat dan berintegritas bukan hanya kebutuhan industri, melainkan fondasi krusial bagi masyarakat nan demokratis dan berdaya,” kata Fifi.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·