Komdigi Desak WhatsApp Jelaskan Penyebab Akun Terblokir, Senin Harus Dijawab

Sedang Trending 14 menit yang lalu
Logo Komdigi. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meminta penjelasan kepada Meta mengenai banyaknya kasus akun WA di Indonesia nan terblokir hingga tak bisa digunakan secara permanen, dan beberapa kasus rupanya ditemukan telah diretas lampau disalahgunakan untuk promosi gambling online.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa Meta diminta menjelaskan tiga perihal secara tertulis: penyebab pemblokiran alias hilangnya akun WhatsApp, langkah penanganan nan sudah maupun sedang dilakukan, dan status pemulihan akun-akun nan terdampak.

"Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, pada tanggal 14 Agustus, telah menyampaikan surat permintaan penjelasan kepada Meta Indonesia mengenai persoalan sejumlah akun WA nan lenyap alias terblokir," kata Alexander.

"Melalui surat tersebut, Meta diminta memberikan penjelasan tertulis mengenai penyebab pemblokiran alias hilangnya akun WhatsApp, langkah penanganan nan telah dan/atau sedang dilakukan, serta status pemulihan akun nan terdampak," tambahnya.

Komdigi memberi Meta tenggat waktu lima hari, paling lambat Senin, 24 Agustus 2026, untuk merespons dan menjawab. Alexander juga menegaskan Meta wajib menyediakan kanal kejuaraan unik bagi pengguna nan menjadi korban peretasan dan suspend akun.

"Secara paralel pemerintah bakal meminta penjelasan kepada pihak Meta dan memastikan Meta menindaklanjuti kejuaraan tersebut sesuai sistem dan ketentuan nan bertindak pada platform," kata Alexander dalam keterangan kepada kumparanTEKNO.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar. Foto: Dok. Komdigi

Alexander juga meminta perwakilan Meta datang ke instansi Komdigi untuk memberikan keterangan sebagai corak pertanggungjawaban dalam menyelenggarakan jasa nan baik bagi pengguna di Indonesia.

Dalam sebulan terakhir, banyak penduduk Indonesia melaporkan akun WhatsApp-nya terblokir meski mereka tak melakukan tindakan ilegal. Aykaputri Amalia, merupakan salah satu wartawan kumparan nan mengalaminya.

Mirsan S, juga melaporkan dua akun WhatsApp-nya terblokir, dan salah satu akun itu terblokir setelah dia menerima banyak pesan promosi gambling online. Setelah akunnya pulih, dia menemukan akun WhatsApp-nya mengirim pesan berisi tautan gambling online ke banyak nomor tak dikenal.

Juru bicara WA Indonesia mengatakan kepada kumparanTEKNO pada awal Agustus 2026, bahwa mereka terkadang melakukan kesalahan dalam perihal pemblokiran akun. Berikut ini pernyataan komplit ahli bicara WA Indonesia.

“Kami senantiasa berupaya untuk selangkah lebih maju dari pihak-pihak nan mencoba menyalahgunakan jasa kami serta memblokir akun demi menjaga keamanan pengguna lain. Terkadang kami melakukan kesalahan, dan jika itu terjadi, kami berupaya memperbaikinya secepat mungkin agar pengguna dapat kembali berkirim pesan."

- Juru bicara WA -

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan