Komandan Upacara Hari Pancasila Diminta Menghadap Prabowo

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Komandan Upacara Hari Kelahiran Pancasila di laman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6), mendapat apresiasi dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Prabowo menganggap penyelenggaraan Upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini melangkah dengan baik. Presiden ke-8 RI itu memuji keahlian Kolonel Infrantri Didin Nasrudin Darsono nan berkedudukan sebagai Komandan Upacara.

Usai menerima laporan dari Didin bahwa rangkaian upacara sudah selesai, Prabowo menyebut penyelenggaraan upacara melangkah baik. Preisden lantas memanggil komandan upacara untuk menghadapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terima kasih atas penyelenggaraan upacara nan baik, terima kasih. Komandan upacara menghadap saya, terima kasih," ujar Prabowo.

Kolonel Infrantri Didin Nasrudin Darsono merupakan prajurit TNI nan lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, pada 5 Juli 1979. Ia merupakan lulusan Akmil 2001. Jabatan saat ini ialah Kepala Seksi Teritorial Korem 163/Wirasatya Bali.

Upacara Hari Pancasila dibuka dengan menyanyi lagu 'Indonesia Raya', 'Mengheningkan Cipta'. Lalu dilanjutkan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR Ahmad Muzani dan UUD 1945 oleh Ketua DPD Sultan Bahtiar Najamuddin.

Setelah itu, Prabowo memberikan petunjuk dalam upacara. Upacara kemudian ditutup dengan kembali iringan lagu 'Indonesia Raya'.

Dalam pidatonya sebagai pengawas upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo menyatakan pemerintahannya terus melakukan beragam langkah transformasi bangsa nan sejalan dengan Pancasila.

"Suatu transformasi, suatu perubahan nan besar, tidak mudah. Kita bakal menghadapi rintangan. Kita bakal menghadapi tantangan. Mungkin juga kita bakal menghadapi perlawanan dari kelompok-kelompok nan suka dengan korupsi, suka dengan penyelewengan, suka dengan tindakan-tindakan ekonomi nan ilegal," ujarnya.

Menurut Prabowo, Indonesia kudu bisa beralih bentuk menjadi bangsa besar dan berani, terutama dalam mengambil keputusan nan betul walaupun sulit.

"Kita mungkin bakal menghadapi perlawanan dari mereka-mereka nan tidak cinta tanah air, apalagi berupaya terus untuk memperlemah NKRI. Tapi bangsa nan besar kudu berani. Kita kudu berani mengambil keputusan nan betul walaupun sulit. Kita kudu berani memihak rakyat kita," ucap Prabowo.

Pada tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

(har)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional