Jakarta, CNBC Indonesian - Presiden Kolombia Presiden Gustavo buka bunyi atas terjadinya serangan peledak di jalan raya pada hari Sabtu, 25 April 2026. Ledakan tersebut terjadi di wilayah rawan bentrok di barat daya Kolombia menjelang pemilihan presiden bulan depan.
Mengutip AFP, sampai buletin ini diturunkan sudah menewaskan 1 orang dan melukai setidaknya 12 orang. "Mereka nan melakukan serangan ini... adalah teroris, fasis, dan pengedar narkoba," kata Presiden Gustavo Petro melalui akun X, dikutip Minggu (26/4/2026).
Pihak berkuasa menyalahkan serangan di departemen Cauca, wilayah nan dilanda bentrok dan menjadi penghasil kokain. Para pemberontak dari golongan gerilyawan FARC nan sekarang telah dibubarkan, disebut telah menyebarkan kekerasan di seluruh negeri.
"Saya mau pasukan terbaik kami menghadapi mereka," tambahnya.
Pemimpin kiri itu mengarahkan ledakan tersebut pada Ivan Mordisco, penjahat paling dicari di negara Amerika Selatan. Sosok ya juga kerap bandingkan dengan raja kokain almarhum Pablo Escobar.
Seorang sumber kepolisian mengatakan tim penyelamat sedang mencari beberapa orang nan hilang.
"belasan dan 12 orang luka parah. Namun, jumlah korban diperkirakan bakal meningkat secara signifikan," kata seorang pejabat pemadam kebakaran setempat kepada AFP.
Sementara Gubernur Cauca, Octavio Guzman telah membagikan video di media sosial nan memperlihatkan korban tergeletak di tanah dan kendaraan nan hancur pasca ledakan.
Postingan media sosial lainnya menggambarkan kerusakan parah dan lubang di jalan raya, dengan saksi mata menyatakan ledakan begitu kuat hingga mereka terlempar beberapa meter.
(pgr/pgr)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·