Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) DKI Jakarta menjalin kerjasama strategis dengan praktisi estetika ternama asal Korea Selatan, Dr. Kim Han-jo.(MI/HO)
INDUSTRI estetika di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan penampilan dan solusi anti-aging. Namun, tren ini membawa tantangan besar mengenai keamanan medis dan literasi konsumen. Menanggapi kejadian tersebut, Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) DKI Jakarta menjalin kerjasama strategis dengan praktisi estetika ternama asal Korea Selatan, Dr. Kim Han-jo.
Kerja sama ini bermaksud untuk memperkuat edukasi mengenai prosedur estetika nan kondusif dan berbasis sains. Ketua DPD PPLIPI DKI Jakarta, Devita Rusdy, menegaskan bahwa akses terhadap info nan jeli adalah kunci agar wanita tidak terjebak pada klaim instan nan berisiko bagi kesehatan.
“Kecantikan semestinya dipahami sebagai bagian dari kesehatan dan kualitas hidup. Karena itu, edukasi menjadi perihal nan krusial agar wanita tidak mudah tergoda oleh klaim instan nan belum tentu aman,” ujar Devita dalam pertemuan nan berjalan di Jakarta.
Transfer Pengetahuan dan Standar Global
Dr. Kim Han-jo, nan merupakan pemilik Eleven Plastic Surgery di Gangnam, Seoul, membawa pengalaman klinis lebih dari dua dasawarsa ke Indonesia. Kolaborasi ini tidak hanya menyasar konsumen, tetapi juga mencakup program transfer pengetahuan medis melalui seminar dan training bagi praktisi kecantikan lokal guna meningkatkan standar jasa di dalam negeri.
Berikut adalah profil singkat dan kompetensi Dr. Kim Han-jo nan menjadi landasan kerjasama ini:
| Nama Pakar | Dr. Kim Han-jo |
| Institusi | Eleven Plastic Surgery (Gangnam-gu, Seoul) |
| Pengalaman Klinis | Lebih dari 21 Tahun |
| Latar Belakang Akademis | Mantan Profesor Severance Hospital; Residensi di Mount Sinai (NY) & Chang-Gung University (Taiwan) |
| Spesialisasi Utama | Kontur wajah, bedah kelopak mata, fat grafting, thread lifting, dan skin booster premium |
Konsultasi Lintas Batas dan Dukungan Publik
Acara peluncuran kerja sama ini turut dihadiri oleh sejumlah figur publik dan selebritas, seperti Emiliano Cortizo, Annisa Kaila, dan Nabila Fenelia. Kehadiran mereka mempertegas pentingnya pengaruh positif dalam menyebarkan pesan mengenai keamanan prosedur kecantikan.
Sebagai langkah konkret, kerjasama ini membuka akomodasi jasa konsultasi 1-on-1 personalized consultation secara hibrida. Layanan ini memungkinkan wanita Indonesia mendapatkan kajian anatomi wajah dan solusi anti-aging langsung dari Dr. Kim tanpa hambatan bahasa.
Devita Rusdy, nan juga berbagi pengalaman pribadinya menjalani perawatan di Eleven Plastic Surgery, berambisi PPLIPI dapat menjadi saluran pengedaran literasi nan efektif. Dengan bekal pengetahuan nan mumpuni, wanita Indonesia diharapkan dapat menghindari prosedur ekstrem alias produk ilegal, serta menjadikan kecantikan sebagai investasi kesehatan nan terukur dan meningkatkan rasa percaya diri. (Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·