Jakarta -
Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkap api penyebab kebakaran KMP Putri Yasmin berasal dari salah satu truk boks nan membawa muatan. Dia menyebut ada muatan nan memang rawan dan tidak jelas di dalam kapal tersebut.
"Temuan-temuan asap pertama ditemukan di boks truk nan berada di buritan oleh Kelasi Jaga," kata Soerjanto saat rapat di Komisi V DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Dia mengatakan upaya pemadaman dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan sprinkler sudah dilakukan oleh kru KMP Putri Yasmin. Namun, kata dia, ada muatan rawan nan bikin api susah dipadamkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemadaman awal dengan apar dan sprinkler tak efektif lantaran memang dari beberapa pengalaman kebakaran dari truk nan membawa peralatan rawan ini sangat susah dipadamkan," ucapnya.
Kemudian, Soerjanto merinci muatan truk nan terdata di manifes KMP Putri Yasmin. Ia menyebut ada 105 muatan beragam, nan beberapa di antaranya merupakan konsentrat dan paket nan tidak jelas.
"Manifes nyatakan terdapat dari muatan truk didapat dari manifes truk tersebut terdapat 105 item. Jenis item beragam di antaranya sepeda motor, handphone, senapan angin, dokumen, pakaian, konsentrat, dan lain-lain," ujar Soerjanto.
"Namun kami tidak mendapat kejelasan selanjutnya sebenarnya isi konsentrat itu apa dan banyak paket-paket nan hanya diberi keterangan 0, 0, 0, artinya tidak diketahui isinya," imbuhnya.
Seperti diketahui, KMP Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran saat melintas di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, pada Rabu (12/8) awal hari. Informasi kejadian itu diterima Kantor SAR Mataram dari Nakhoda Rescue Boat (RB) 220 Mataram, Nurdin, pukul 04.39 Wita.
Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda, mengatakan peristiwa kebakaran kapal berasas laporan awal diperkirakan terjadi pukul 04.15 Wita.
(maa/fas)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·