Cikal Bintang
, Jurnalis-Kamis, 12 Februari 2026 |04:05 WIB

Cremonese kandas menang dalam 10 laga beruntun Liga Italia 2025-2026. (Foto: X/@USCremonese)
PELATIH Cremonese, Davide Nicola, memberi nasihat krusial usai Emil Audero Mulyadi dan kawan-kawan kalah dari Atalanta. Davide Nicola memberi tanggapan tentang pertahanan Cremonese nan makin keropos, dan krisis kemenangan akhir-akhir ini.
Cremonese tumbang dari Atalanta 1-2 dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026. Pertandingan itu digelar di Gewiss Stadium, Bergamo, Italia pada Selasa 10 Februari 2026 awal hari WIB.
1. Masalah Cremonese

Hasil ini membikin Cremonese kembali kandas menang di Liga Italia 2025-2026. Apalagi secara catatan, Cremonese sudah tujuh kali kebobolan di bawah menit 15 namalain awal pertandingan. Menurut Davide Nicola, masalah ini kudu segera diatasi Emil Audero dan kawan-kawan.
"Ini sesuatu nan kami sadari; saya pikir ini adalah kehati-hatian untuk tetap berada dalam permainan dan memandang apa nan terjadi. Tetapi awal nan sangat hati-hati ini secara paradoks dapat menyebabkan kurangnya kehati-hatian, melakukan aktivitas nan kurang tepat waktu dan kebobolan kesempatan alias bola masuk ke kotak penalti," kata Davide Nicola, Okezone mengutip dari laman resmi Cremonese, Kamis (12/2/2026).
"Kita perlu memulai pertandingan dengan niat untuk efektif sejak awal. Lawan kita kuat, dan kita tahu bahwa untuk mendapatkan poin, kita perlu menghasilkan permainan dan kebobolan lebih sedikit daripada nan kita kebobolan sekarang. Kita bakal mengusahakannya, juga dalam perihal mentalitas," tambah pembimbing asal Italia ini.
2. Cremonese Gagal Menang 10 Laga Beruntun
Kekalahan ini juga menambah daftar pertandingan tanpa kemenangan Cremonese. Secara total, I Grigiorossi -julukan Cremonese- belum menang dalam 10 pertandingan secara beruntun dalam dua bulan terakhir.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·