KLH Ajak Pelajar Kenali Energi Bersih di PLTA Saguling

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah konkret dalam mencetak generasi sadar lingkungan.

Lewat program edukatif, belasan pelajar SMA pilihan dari beragam penjuru tanah air diajak membedah langsung dapur daya terbarukan di Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (2/9).

Didampingi langsung Puteri Indonesia Lingkungan 2026, Victoria Titiasari Kosasieputri, kunjungan hari kedua ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para peserta mengenai keterkaitan antara operasional pembangkit daya terbarukan dan komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar waduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beroperasi sejak 1985, PLTA Saguling memegang peran vital sebagai salah satu tulang punggung kelistrikan nasional. Dengan kapabilitas terpasang 4 x 75 Megawatt (MW), akomodasi andal ini konsisten memasok daya bersih guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

Dalam kunjungan tersebut, para peserta mendatangi sejumlah area operasional penting, mulai dari area Waduk Saguling, area bendungan, struktur intake, hingga pusat kendali pembangkit (power house).

Peserta KELANA (Kenali Lingkungan Barang Anak Muda) asal SMAN 86 Jakarta, Boby Setiawan, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah memandang langsung sistem kerja akomodasi kelistrikan tersebut.

"Senang banget, lantaran hari ini kita belajar banyak hal, gimana langkah kerja PLTA secara langsung. Mulai dari memandang waduk Saguling nan gede banget, terus bendungan, spinwheel, dan kita baru tahu jika turbin bekerja bukan di bawah waduknya, tapi ada tempat tersendiri di bagian intake. Di power house, saya belajar gimana PLTA Saguling termasuk turbinnya itu bekerja secara langsung. Intinya, KELANA hari kedua itu seru banget," ujar Bobby dengan penuh antusias.

Komitmen Lingkungan dan Peran Generasi Muda

Dari pihak industri, Tim Bidang Monitoring Geoteknik Hidrologi dan Waduk PLN IP UBP Saguling, Rio Ghulam, menyambut baik kunjungan para peserta KELANA.

Rio memaparkan beragam langkah nyata korporasi dalam mengelola aspek lingkungan hidup di wilayah operasionalnya di tengah peran strategis memasok daya area Jawa-Madura-Bali.

"Tentunya dari sisi PLTA Saguling sudah sangat berkomitmen, terutama mengenai pengelolaan lingkungan. Ditunjukkan dengan program-program seperti PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup, nan mencakup aspek efisiensi air, penurunan beban pencemaran air, keanekaragaman hayati, hingga pengelolaan limbah B3 dan non-B3," jelas Rio.

Rio juga mengapresiasi langkah KLH/BPLH nan konsisten melibatkan generasi muda melalui program KELANA sebagai bagian dari edukasi keberlanjutan.

"Ini satu keberlanjutan nan sangat baik ya, di mana rupanya KELANA ini menyasar murid-muridnya. Harapannya tidak hanya berakhir di gambaran lewat media sosial, tapi memang hal-hal nan dilakukan oleh KELANA ini sangat berakibat luas terhadap lingkungan," tambahnya Rio.

KELANA Hadirkan Pengalaman Belajar nan Tak Terlupakan

Victoria turut membagikan kesan mendalamnya selama membersamai para pelajar mengeksplorasi akomodasi PLTA Saguling.

"Hari kedua kita berjamu ke unitnya PLTA Saguling, di mana kita menerima pembekalan, Kita keliling-keliling waduknya di Saguling itu dan memandang intake-nya dan juga bendungannya. Setelah itu kita sampai ke pusatnya PLTA di mana kita juga lihat perangkat turbine-nya. Dan rupanya perangkat turbinenya itu memutar 333 kali per menit. Wow, ini pengalaman nan sangat berkesan bagi kita semua," ungkap Victoria.

Melalui aktivitas lapangan di hari kedua KELANA bagian 4 ini, KLH/BPLH berambisi para pelajar dapat memahami secara utuh pentingnya keseimbangan ekosistem dan penerapan prinsip pembangunan berkepanjangan di sektor energi.

(inh)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional