KKP Dorong Implementasi Gaya Hidup Sehat dengan 'Fish for Fit'

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (KKP) mendorong style hidup sehat ke masyarakat melalui kampanye 'Fish for Fit' nan bermaksud menjadikan produk perikanan sebagai asupan nutrisi. Aksi perdana kampanye 'Fish for Fit' dimulai KKP dengan menggandeng tim Body Fit menggelar hybrid competition di Jakarta, nan diikuti 30 pasang peserta dari kalangan fitness enthusiast.

Hybrid competition adalah kejuaraan nan menggabungkan kekuatan, daya tahan, dan strategi latihan, memanfaatkan euforia olahraga berbasis performa seperti HYROX nan tengah terkenal di kalangan generasi muda perkotaan. Sebanyak 30 pasang peserta unjuk kekuatan dan kekompakan dalam arena tersebut.

Staf Khusus (Stafsus) Menteri KKP Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Doni Ismanto Darwin mengungkapkan dalam beberapa tahun terakhir, lanskap style hidup generasi muda Indonesia mengalami pergeseran nan nyata di mana semakin banyak golongan ini memilih bangun pagi untuk berlari, menghabiskan waktu di pusat kebugaran, alias mengikuti kelas olahraga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Olahraga hanyalah satu sisi dari style hidup sehat. Asupan nutrisi menjadi fondasi utama nan menentukan hasil dari setiap aktivitas fisik. Tubuh nan aktif memerlukan keseimbangan antara karbohidrat sebagai sumber energi, lemak sebagai persediaan dan regulator, serta protein sebagai komponen utama pembentukan dan pemulihan otot," ulas Doni, dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

"Tanpa asupan nutrisi nan tepat, aktivitas bentuk tidak bakal memberikan hasil optimal. Dalam setiap 100 gram sajian, ikan-ikan tersebut mengandung sekitar 20 gram protein, menjadikannya pilihan ideal untuk memenuhi kebutuhan protein harian," sambungnya.

Dikatakannya, dalam konteks ini, protein memegang peran nan sangat penting. Sayangnya, perbincangan tentang protein di ruang publik sering kali didominasi oleh sumber-sumber tertentu, seperti daging merah, ayam, alias suplemen protein instan.

"Padahal, Indonesia mempunyai sumber protein alami nan melimpah, berbobot tinggi, dan lebih ramah bagi tubuh ialah ikan," kata Doni.

Doni menjelaskan ikan merupakan sumber protein dengan kualitas biologis tinggi nan mudah diserap tubuh, dengan kandungan lemak jenuh nan lebih rendah dibandingkan daging merah. Kandungan masam lemak omega-3 pada ikan berkedudukan krusial dalam menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan mendukung kegunaan otak.

"Semua ini nutrisi nan sangat dibutuhkan oleh perseorangan nan aktif berolahraga untuk mempercepat pemulihan otot dan menjaga performa tubuh," ungkapnya.

Keunggulan lain ikan terletak pada elastisitas pengolahannya. Ikan sangat adaptif terhadap style hidup sehat modern: bisa dipanggang, dikukus, alias ditumis ringan dengan sedikit minyak sehingga kandungan nutrisinya tetap terjaga. Menu seperti grilled tuna, pepes ikan, alias sup ikan cerah adalah contoh sederhana gimana ikan dapat diintegrasikan dalam pola makan sehari-hari tanpa kehilangan cita rasa.

Masyarakat tidak lagi sekadar makan untuk kenyang, tetapi mulai memperhitungkan nilai gizi, komposisi nutrisi, dan dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang. Dalam lanskap baru ini, ikan mempunyai semua prasyarat untuk menjadi pilihan utama: bergizi tinggi, mudah diolah, terjangkau, dan berkelanjutan.

"'Fish for Fit' tidak hanya datang sebagai pesan komunikasi, tetapi juga sebagai aktivasi nyata. Jika olahraga telah menjadi style hidup, maka sudah saatnya ikan menjadi standar baru sumber protein kita," kata Doni.

"Bukan sekadar pilihan sehat, tetapi fondasi bagi generasi Indonesia nan lebih kuat, lebih produktif, dan lebih berkekuatan saing. Ayo makan ikan!," sambungnya.

Ragam produk perikanan tinggi protein turut dipamerkan di area kompetisi. Mulai dari olahan ikan tilapia, produk-produk perikanan fillet seperti tuna, kakap, dan kerapu.

Semuanya dikenalkan secara komplit dengan metode olahan dan kandungan nutrisinya. Para peserta juga bisa langsung mencicipi produk olahan ikan tilapia crispy.

"Antusiasme peserta nan tinggi menunjukkan bahwa kerjasama antara olahraga dan edukasi gizi berbasis produk perikanan mempunyai daya tarik tersendiri dan relevan dengan tren style hidup saat ini," ungkap Direktur Pemasaran Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Erwin Dwiyana.

Kegiatan ini, sambung Erwin, bermaksud meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pecinta olahraga, mengenai pentingnya protein ikan sebagai sumber nutrisi unggul nan berkedudukan dalam mendukung pertumbuhan dan pemulihan massa otot.

"Di samping itu, ini menjadi sarana promosi nan efektif dalam memperluas akses pasar, khususnya pada segmen premium," ungkap Erwin.

Data menunjukkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia mencapai lebih dari 26,04 kilogram (kg) per kapita per tahun pada 2025. Angka ini menunjukkan tren positif, namun tetap mempunyai ruang untuk terus ditingkatkan guna mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional.

Salah satu peserta Fina Phillipe mengungkapkan antusiasmenya mengikuti 'Fish for Fit' lantaran kejuaraan ini tak hanya memerlukan kekuatan dan kekompakan tim, tapi juga strategi. Para peserta rata-rata punya kekuatan bentuk nan mumpuni, sehingga memacu dirinya untuk memberikan nan terbaik dalam setiap sesi kompetisi.

"Acaranya seru banget, partisipannya pun serius dan kompetitif sekali. Ini tuh pas banget untuk saya menuju kejuaraan selanjutnya," ujar Fina.

Fina menambahkan dirinya mendapat banyak edukasi soal produk perikanan selama aktivitas berlangsung. Selama ini, Fina merupakan fans berat ikan tuna untuk memenuhi kebutuhan proteinnya.

"Untuk kebutuhan protein saya selalu mengonsumsi ikan tuna. Tadi juga ada edukasi ikan tilapia, nan rupanya proteinnya juga tinggi banget," kata Fina.

"Ini keren banget sih," sambungnya.

Sebagai informasi, rangkaian hybrid race competition 'Fish for Fit' turut didukung para sponsor ialah Regal Springs Indonesia, PT Intimas Surya, PT Harta Samudera, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk.

(akd/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News