Kisah WN Amerika di Bali Maafkan Pencuri Dompetnya lalu Beri Uang ke Pelaku

Sedang Trending 1 jam yang lalu
WN asal Miami, Amerika Serikat, Victor Miguel (63) saat berjumpa dengan pelaku pencurian dompetnya INS namalain Kolok (25) di rumahnya di Kecamatan Cempaga, Bangli, Bali. Foto: Dok. Polsek Bangli

Seorang penduduk negara Amerika Serikat (AS) asal Miami, Victor Miguel (63), menjadi korban pencopetan di area Pura Kehen, Br. Pekuwon, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Bali, pada Jumat (19/6) sekitar pukul 13.00 WITA.

Setelah pelaku tertangkap, korban memilih berbaikan dengan pencuri dompetnya. Ia apalagi memberikan duit kepada pelaku. Pelaku sendiri berinisial INS (25), penduduk Br. Pekuwon, Kelurahan Cempaga, Bangli.

Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Gumiliarta, mengatakan peristiwa ini bermulai ketika Victor, nan saat ini berdomisili di Ubud, Gianyar, kehilangan dompet berisi kartu identitas (ID card) dan duit tunai Rp 1 juta nan diletakkan di dalam tasnya saat berjamu ke pura.

WN asal Miami, Amerika Serikat, Victor Miguel (63) saat berjumpa dengan pelaku pencurian dompetnya INS namalain Kolok (25) di rumahnya di Kecamatan Cempaga, Bangli, Bali. Foto: Dok. Polsek Bangli

Ia kemudian dibantu penduduk melapor ke polisi untuk mencari keberadaan barang-barangnya tersebut.

Setelah diselidiki, pelaku pencopetan akhirnya ditemukan di Pasar Kidul, Bangli. Pelaku merupakan penyandang disabilitas tunarungu dan tunawicara, komunikasi dilakukan menggunakan bahasa isyarat.

Setelah diklarifikasi, INS dengan sukarela menyerahkan kembali dompet milik korban beserta seluruh isinya.

"Pelaku sempat dilidik dan ditemukan pelaku. Betul diselesaikan oleh korban, tidak mau melapor. nan terpenting pelaku merupakan anak nan mempunyai keterbatasan mental dan bisu sehingga korban tersentuh," kata Gumiliarta kepada kumparan, Minggu (21/6).

WN asal Miami, Amerika Serikat, Victor Miguel (63) saat berjumpa dengan pelaku pencurian dompetnya INS namalain Kolok (25) di rumahnya di Kecamatan Cempaga, Bangli, Bali. Foto: Dok. Polsek Bangli

Merasa iba atas kondisi pelaku, Victor akhirnya tidak memproses norma lebih lanjut dan memberikan sejumlah uang.

"Untuk korban memberikan duit kepada pelaku sebanyak Rp 300 ribu," ucapnya.

"Dan prosesnya disaksikan oleh kepala lingkungan setempat dan orang tua pelaku serta pihak Polsek Bangli," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bangli, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, menyampaikan bahwa pelaku bersedia mengembalikan peralatan korban secara utuh saat diklarifikasi.

"Kami juga mengapresiasi sikap humanis korban nan memilih tidak melanjutkan proses norma serta memberikan support kepada terduga pelaku lantaran kondisi fisiknya. Ini gambaran Bali nan ramah dan penuh toleransi," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan