Hiu Putih Raksasa Terekam di Laut Mediterania untuk Pertama Kali

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Seekor hiu putih besar melompat keluar dari air saat menggigit umpan anjing laut tiruan di dekat False Bay (4/7/2010). Foto: CARL DE SOUZA/AFP

Tim penyelam nan tengah membersihkan jaring ikan terlantar di Laut Mediterania sukses merekam seekor hiu putih raksasa (great white shark) dewasa. Rekaman tersebut diyakini menjadi video bawah air pertama nan memperlihatkan jenis tersebut di area tersebut.

Penemuan langka itu terjadi di Selat Sisilia, wilayah perairan antara Italia dan Afrika Utara nan dikenal sebagai salah satu hotspot keanekaragaman hayati laut. Kawasan ini juga menghadapi tekanan besar akibat aktivitas perikanan industri.

Video nan dirilis pada 8 Juni 2026 memperlihatkan seekor hiu putih besar dewasa berenang berbareng sekitar selusin ikan pilot bergaris. Ikan-ikan tersebut dikenal sering mengikuti predator besar untuk menyantap sisa-sisa mangsa.

Rekaman dan foto hiu tersebut diambil oleh penyelam sukarelawan Derk Remmers dari organisasi Ghost Diving, salah satu mitra dalam misi pembersihan nan dipimpin Healthy Seas Foundation.

"Pertemuan dengan hiu di bawah laut lepas Mediterania betul-betul luar biasa," kata Remmers, mengutip Reuters.

instagram embed

Misi tersebut awalnya bermaksud mengangkat "ghost nets" alias jaring ikan terlantar dari sebuah buntang kapal di Selat Sisilia. Jaring nan ditinggalkan nelayan itu dapat terus menjebak dan membunuh hewan laut selama bertahun-tahun.

Pascal van Erp, personil tim penyelam lainnya, mengatakan predator berjulukan latin Carcharodon carcharias itu mungkin tertarik oleh hewan-hewan laut nan telah meninggal dan terjerat di dalam jaring tersebut, termasuk sejumlah penyu laut.

Meski penampakan hiu putih di Laut Tengah pernah beberapa kali dilaporkan, ukuran populasi jenis ini di wilayah tersebut tetap belum diketahui. Healthy Seas Foundation menyebut perjumpaan sebelumnya diyakini belum pernah sukses direkam langsung oleh penyelam.

Direktur Healthy Seas Foundation, Veronika Mikos, mengatakan penemuan itu menjadi pengingat bahwa perairan lepas Mediterania tetap menyimpan kehidupan laut nan kaya dan perlu dilindungi dari ancaman nan sebenarnya dapat dicegah.

"Momen seperti ini mengingatkan kita bahwa tetap banyak kehidupan di perairan lepas Mediterania dan sungguh pentingnya melindunginya dari ancaman nan dapat dicegah, seperti jaring ikan nan ditinggalkan dan penangkapan ikan berlebihan," ujarnya.

Para peneliti nan terlibat dalam misi tersebut menilai penampakan ini dapat membantu memperluas pemahaman mengenai pengedaran dan perilaku hiu putih, nan sekarang berstatus terancam punah kritis.

Namun, mereka menekankan bahwa penelitian lebih lanjut tetap diperlukan sebelum menarik konklusi nan lebih luas mengenai populasi hiu putih di Laut Mediterania.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan