
Timnas Indonesia siap musuh Oman di FIFA Matchday Juni 2026. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
UJIAN berat sekaligus momentum berhistoris bagi Timnas Indonesia akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB. Dalam laga uji coba internasional resmi berjudul FIFA Matchday periode Juni 2026 ini, Skuad Garuda didikan John Herdman dijadwalkan menantang salah satu kekuatan Timur Tengah, Oman.
Pertandingan ini membawa misi nan tidak mudah bagi Timnas Indonesia. Berdasarkan info sejarah, Timnas Indonesia dibayangi rekor jelek lantaran tidak pernah menang atas Oman selama 38 tahun.
Kemenangan terakhir Skuad Garuda diraih pada masa lampau, tepatnya 18 Januari 1988, saat menggilas Oman 3-0 dalam turnamen King's Cup di Thailand. Setahun sebelumnya pada 24 Februari 1987 di arena nan sama, Timnas Indonesia juga sempat menekuk Oman dua gol tanpa balas.
Namun setelah itu, dalam empat pertemuan berikutnya, Timnas Indonesia mengalami masa-masa sulit. Garuda berturut-turut kalah 0-1 pada laga persahabatan tahun 2007, bermain seri 0-0 di Kualifikasi Piala Asia pada 2009, lampau takluk 1-2 di arena serupa pada 2010.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 29 Mei 2021 dalam laga persahabatan, di mana Timnas Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 1-3.
1. Siap Putus Kutukan demi Lonjakan Peringkat Dunia
Laga malam kelak bukan sekadar urusan memutus kutukan sejarah, melainkan juga momentum emas untuk mendongkrak posisi Timnas Indonesia di panggung dunia. Saat ini, skuad Garuda berada di ranking 122 dalam ranking FIFA per 1 April 2026. Di sisi lain, Oman bertengger di posisi nan jauh lebih superior, ialah ranking 79, sementara calon musuh Indonesia berikutnya, Mozambik, berada di urutan 101.
Timnas Indonesia vs Timnas Oman di laga uji coba Mei 2021 (Foto: PSSI)
Perbedaan ranking nan mencolok membikin kalkulasi poin nan dipertaruhkan menjadi sangat menarik. Mengingat status laga ini sebagai FIFA Matchday Tier 1, kemenangan atas tim dengan ranking lebih tinggi seperti Oman menjanjikan suntikan poin nan masif bagi tim didikan John Herdman.
Tambahan lebih dari enam poin jika sukses menang tentu menjadi sasaran buruan utama untuk mempercepat sasaran besar PSSI dalam menembus ranking 120 besar bumi dalam waktu dekat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·