Dian AF
, Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |02:06 WIB

Saina Nehwal, Pebulutangkis Cantik India nan Dua Kali Beruntun Juara Indonesia Open (Foto: Okezone)
DI antara ratusan pebulutangkis nan pernah menginjakan kaki di lapangan Indonesia Open, ada satu nama dari India sukses mencatatkan prestasi nan tak terduga. Bukan hanya sekadar menang, Saina Nehwal juara dua kali beruntun dan menjadi orang India pertama nan pernah menaklukkan turnamen kebanggaan Indonesia tersebut.
1. Lahir dari Keluarga Biasa
Lahir dari pasangan Harvir Singh Nehwal dan Usha Rani Nehwal di Hisar, India pada 17 Maret 1990, Saina Nehwal sebenarnya tidak mempunyai latar belakang bulu tangkis nan kuat dari kedua orang tuanya.

Sang ayah merupakan seorang akademisi, sementara sang ibu hanya bermain bulu tangkis di level lokal Haryana. Namun dari fondasi sederhana itulah, sebuah pekerjaan luar biasa mulai dibangun.
Saina mulai berlatih bulu tangkis di usia delapan tahun dan mengawali pekerjaan profesionalnya dengan menjuarai Asian Satellite Badminton Tournament di usia 16 tahun. Di usia nan sama, dia menjadi wanita India pertama dan termuda di Asia nan sukses juara di empat turnamen bintang empat dunia.
2. Juara Indonesia Open Back to Back
Pencapaian nan paling mengukir nama Saina di hati pecinta bulu tangkis Indonesia adalah dominasinya di turnamen nan nyaris selalu dikuasai China. Saina Nehwal adalah wakil India pertama nan bisa menjajah Indonesia Open, dan dia melakukannya sebanyak dua kali ialah pada 2009 dan 2010 secara berturut-turut,
Capaian itu sangat spesial lantaran selama ini nomor tunggal putri Indonesia Open dikuasai pebulutangkis China. Saat ada wakil negara lain nan juara, mereka paling hanya bisa melakukannya sekali.
Kiprah Saina jauh melampaui Indonesia Open. Selama kariernya, dia meraih 24 gelar internasional, termasuk sepuluh gelar Superseries. Ia mewakili India tiga kali di Olimpiade dan meraih lencana perunggu di Olimpiade London 2012.
Saina pernah mencapai ranking dua bumi pada 2009 dan sukses menembus ranking satu bumi pada 2 April 2015. Sebuah pencapaian nan hanya bisa diraih segelintir atlet bulu tangkis sepanjang sejarah.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·