
Pevoli asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova. (Foto: Instagram/altynbekova_20)
PEVOLI asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova, kembali mencuri perhatian publik internasional usai gelaran Piala Dunia 2026. Dalam pesta sepak bola empat tahunan tersebut, atlet berumur 29 tahun ini secara terbuka melayangkan pembelaan tegas kepada megabintang Cristiano Ronaldo nan menjadi sasaran kritik usai tersingkirnya Timnas Portugal dari Piala Dunia 2026.
Ronaldo sebelumnya menuai sorotan negatif menyusul kekalahan tipis Portugal dari Spanyol dengan skor 0-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kritikan tajam tersebut langsung direspons oleh Sabina melalui akun media sosial pribadinya untuk memihak sang legenda.
1. Pembelaan untuk sang Legenda
Bagi Sabina, apa nan dialami Ronaldo adalah dinamika biasa dalam olahraga beregu di mana seorang pemain tidak bisa mengubah segalanya seorang diri. Ia menyayangkan sikap pihak-pihak nan kerap merunduk alias iri kepada atlet berprestasi, sembari menegaskan bahwa pemain berdedikasi tinggi bakal selalu unggul.
"Momen ketika seorang Legenda pun menjadi sasaran perundungan dan rasa iri, apalagi oleh rekan setimnya sendiri. Begitulah prinsip olahraga beregu; Anda tidak bisa mengubah apa pun sendirian,” ungkap Sabina, dikutip dari media sosial pribadinya, Selasa (18/8/2026).
“Mereka nan layak bakal selalu tampil sebagai pemenang, sang terbaik (Ronaldo)," tambahnya.
Sabina Altynbekova. ig/altynbekova_20
Di kembali ketegasannya memihak Ronaldo, sedikit nan tahu bahwa Sabina mempunyai masa lampau penuh liku dan kerja keras. Jauh sebelum menikmati hidup sebagai bintang voli dunia, dia kudu menempa mentalnya lewat keterbatasan ekonomi dan kedisiplinan nan ekstrem sejak usia remaja.
2. Kisah Hidup Sabina
Ketika remaja seusianya menikmati masa muda dengan berpesta alias bersosialisasi, Sabina memilih mendekam di pondok atlet. Tanpa akomodasi mesin cuci, dia terbiasa mencuci pakaiannya secara manual dengan tangan serta menghabiskan waktu luangnya dengan menonton movie berulang kali dari laptop pinjaman alias membaca kitab psikologi.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·