
Karel Abraham dan para pembalap MotoGP. (Foto: MotoGP)
KISAH pembalap Muslim MotoGP, Karel Abraham, menarik diulas. Sebab, dia sempat disebut rider nan hanya andalkan kekayaan orangtua.
Kiprah Karel Abraham di MotoGP sendiri tak terlalu manis. Meski begitu, namanya tetap selalu dikenang lantaran jadi salah satu pembalap Muslim nan pernah mewarnai arena MotoGP.

1. Kiprah di MotoGP
Karel Abraham debut di arena MotoGP pada 2011. Pembalap asal Republik Ceko tersebut memihak klub satelit Ducati saat itu, ialah Cardion AB Motoracing.
Namun, debut Abraham tak melangkah manis. Dia hanya bisa meraih 64 poin sehingga finis di urutan ke-14 saja pada klasemen akhir. Abraham apalagi tak pernah merasakan finis di 5 besar.
Hasil itu bersambung ke musim 2012 kala dirinya tetap memihak tim nan sama. Kembali, Abraham hanya bisa menempati posisi ke-14 di klasemen akhir pembalap MotoGP 2012.
Abraham mencoba peruntungan pada 2014 untuk hijrah ke Honda. Namun, dia tetap memihak tim nan sama, yakniCardion AB Motoracing. Hasil nan didapat Abraham jauh lebih buruk. Dia hanya mendapat 33 poin sepanjang musim. Bahkan, pada 2015, di tim dan pabrikan nan sama, Abraham tidak bisa mendapatkan satu pun poin di sepanjang musim.
Meski begitu, Abraham tetap bisa terus memperkuat di MotoGP. Sempat vakum pada 2016, dia comeback pada 2017 dengan memperkuat tim satelit Ducati, ialah Aspar Team. Tapi lagi-lagi, Abraham tak bisa unjuk gigi sehingga hanya finis di urutan ke-20 klasemen dengan 32 poin.
Tren negatifnya bersambung ke musim 2018 kala memihak Angel Nieto Team lantaran hanya bisa meraih 12 poin saja. MotoGP 2019 pun jadi musim terakhir Abraham mentas di arena balap motor bergengsi tersebut. Musim itu, dirinya bisa finis di urutan ke-24 dengan hanya meraih 9 poin saja.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·