
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
PEMBALAP Indonesia, Veda Ega Pratama sekarang bukan lagi sekadar nama berbakat di kancah nasional, melainkan ancaman nyata di arena balap Moto3 2026. Perjalanan Veda Ega untuk tampil di kelas Moto3 pun nyatanya tidaklah mudah, lantas gimana ceritanya?
Semuanya bermulai dari darah balap nan mengalir dari sang ayah, mantan pembalap nasional kelas Super Sport 600, nan telah menempa Veda sejak usia 5 tahun. Berawal dari bingkisan sebuah Mini GP, Veda mini memulai debut balapnya di usia 6 tahun, sebuah langkah awal dari mimpi besar untuk menjadi pembalap MotoGP pertama asal Indonesia.
1. Awal Cerita
“Semuanya dimulai ketika saya berumur 6 tahun. Saya menyukai balap lantaran saya sering menonton ayah saya berlatih dan balapan. Ayah saya balapan di Super Sport 600 di Kejuaraan Nasional kami,” ungkap Veda, dikutip dari laman resmi Red Bull, Senin (16/3/2026).
“Seluruh family saya mendukung pekerjaan saya, terutama ayah saya. Ayah saya memberi saya Mini GP ketika saya berumur 5 tahun, dan mulai memperkenalkan saya ke bumi balap. Saya memulai balapan pertama saya ketika berumur 6 tahun. Ayah saya adalah seorang pengusaha dan ibu saya mengurus family kami dan mereka selalu memberikan support nan baik dan menemani saya,” tambahnya.
“Idola saya adalah Casey Stoner dan saya mau menjadi pembalap MotoGP Indonesia pertama dan menjadi juara dunia. Saya banyak belajar dari Asia Talent Cup 2023. Saya belajar untuk bersaing dengan pembalap lain, mendapatkan setelan dan posisi berkendara terbaik. Pada tahun 2024 saya mau menjadi juara di Red Bull Rookies Cup. Sangat krusial bagi saya ketika memandang orang lain senang dan bangga memandang saya menang dan membawa nama Indonesia ke level kejuaraan internasional,” lanjut Veda.
Veda Ega sewaktu kecil
Perjalanan Veda mencapai titik ini penuh dengan catatan sejarah. Setelah mendominasi Asia Talent Cup 2023 sebagai juara pertama dari Indonesia, dia menembus Eropa melalui Red Bull Rookies Cup.
Puncaknya pada musim 2025, Veda mencatatkan diri sebagai pembalap Indonesia pertama nan memenangkan balapan di arena tersebut dengan kemenangan dobel di Sirkuit Mugello, Italia. Prestasi sebagai Runner-Up Rookies Cup 2025 inilah nan akhirnya mengantarkannya ke bangku bergengsi Honda Team Asia di Moto3 musim 2026.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·