
Legenda bulu tangkis asal China, Lin Dan saat melawan Lee Chong Wei dari Malaysia di Olimpiade Beijing 2008. (Foto: BWF)
KISAH pebulu tangkis China, Lin Dan, legenda The Big 4 nan mempunyai rekor unik dengan publik Istora Senayan menarik untuk dibahas. Sebagai informasi, Lin Dan sering kali dinobatkan sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa berkah lemari trofinya nan sangat megah.
Pria berjuluk Super Dan tersebut sukses mengoleksi gelar juara nan sangat komplit dari beragam arena bergengsi dunia. Catatan prestasinya mencakup kategori perseorangan maupun beregu nan membentang di sepanjang pekerjaan profesionalnya.
Di sektor beregu, dia sukses mengantar tim nasional China menjuarai Piala Sudirman sebanyak lima kali. Tidak hanya itu, dia juga sukses membawa skuad putra Negeri Tirai Bambu merajai arena Piala Thomas hingga enam kali menjadi kampiun.
Koleksi titel individunya juga tidak kalah mentereng dan sukses membawanya meraih status prestisius Super Grand Slam. Lin Dan pernah memenangi seluruh turnamen mayor mulai dari All England, Kejuaraan Asia, Kejuaraan Dunia, hingga menyabet lencana emas Olimpiade.
1. Koleksi Gelar
Berbagai pencapaian luar biasa tersebut sempat mengantarkannya menduduki ranking pertama bumi di ranking BWF dalam lama nan sangat panjang. Ketangguhannya di lapangan membikin namanya disegani oleh seluruh musuh dan dicintai oleh fans global.
Lin Dan dan Viktor Axelsen
Kendati mempunyai pekerjaan nan sangat cemerlang di kancah internasional, perjalanan sang legenda justru menyimpan sebuah kebenaran unik ketika kudu bertanding di Indonesia. Alih-alih menikmati sambutan hangat, pemilik tangan kidal ini mengaku tidak pernah menyukai atmosfer penonton di Indonesia.
Lin Dan secara terbuka pernah mengungkapkan rasa ketidaksukaannya terhadap keriuhan nan diciptakan oleh para suporter ketika bertanding di Istora Senayan, Jakarta. Menurut pandangannya, bunyi bising dari tribun penonton terlalu mengganggu konsentrasi bertandingnya di lapangan.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·