
Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. (Foto: PBSI)
BASEL – Harapan Indonesia untuk memandang wakil dobel campuran di podium tertinggi Swiss Open 2026 kudu kandas di babak empat besar. Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, nan menjadi tumpuan terakhir Merah Putih di sektor ini, dipaksa menyerah oleh wakil China, Cheng Xing/Zhang Chi.
Bertanding di Basel, Amri/Nita kalah melalui drama tiga gim dengan skor akhir 21-14, 15-21, 13-21, pada Minggu 15 Maret 2026. Kekalahan ini sekaligus mempertipis kekuasaan head-to-head Amri/Nita atas pasangan China tersebut menjadi 2-1.
Meski tetap unggul dalam rekor pertemuan, kegagalan mempertahankan momentum di gim kedua dan ketiga menjadi sorotan utama.
1. Evaluasi Krusial
Amri Syahnawi tidak menutupi rasa kecewanya atas performa mereka nan fluktuatif. Masalah klasik mengenai hilangnya konsentrasi saat sedang memimpin kembali menghantui pasangan ini.
Amri menegaskan bahwa perihal ini kudu segera dicarikan jalan keluarnya agar tidak terus menjadi sandungan di turnamen mendatang.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. (Foto: PBSI)
“Ini menjadi pekerjaan rumah buat kami. Sudah unggul beberapa poin lampau kehilangan juga banyak banget, ini sering terjadi dan berulang. Kami kudu diskusi, dengan pembimbing juga untuk mencari segera solusinya apa. Jadi jika terjadi lagi, kami tahu gimana mengatasinya,” kata Amri, dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI, Senin (16/3/2026).
Meski demikian, Amri tetap mengapresiasi progres nan mereka tunjukkan dalam dua pekan terakhir, walaupun ambisi untuk membawa pulang gelar juara belum tercapai.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·