Jakarta - Senyum Nurdin (19), pemuda penyandang disabilitas bentuk dan sensorik netra asal Bandung, sekarang merekah. Jika sebelumnya dia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar, sekarang Nurdin mulai merasakan udara di luar rumah berkah support bangku roda dari Kementerian Sosial RI.
Bagi Nurdin, bangku roda tersebut bukan sekadar perangkat bantu, melainkan sarana untuk kembali terhubung dengan bumi di sekitarnya.
"Senang sekali, sekarang setiap pagi saya bisa minta antar Ibu keluar rumah untuk hirup udara segar. Tidak lagi hanya tak bersuara di kamar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4/2026).
Sebulan setelah penyaluran bantuan, Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial kembali mengunjungi kediaman Nurdin untuk memastikan faedah support betul-betul dirasakan. Bantuan berupa bangku roda aksesibilitas serta support tunai sebesar Rp1.200.000 telah memberi perubahan bagi kehidupan Nurdin dan keluarganya.
Sang ibu pun berterima kasih atas perhatian pemerintah lantaran support nan diberikan tidak hanya meringankan beban ekonomi, tapi juga berakibat pada kondisi psikologis dan kesehatan anaknya.
Ia menuturkan support duit tunai dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seperti vitamin dan susu khusus. "Sejak ada bangku roda ini, Nurdin jadi lebih ceria, semangat makannya meningkat, dan tidak lagi murung," ungkapnya.
Kunjungan ini juga mempertegas upaya Kementerian Sosial bahwa penyaluran support tidak berakhir pada seremonial semata. Pemantauan dilakukan untuk memastikan setiap intervensi memberikan akibat nyata terhadap peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.
Upaya ini juga merupakan bagian dari jasa rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas nan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, support perawatan, peningkatan kegunaan sosial, serta penguatan peran family sebagai sistem pendukung utama.
Melalui pendekatan tersebut, Kemensos mendorong penerima faedah untuk dapat menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih berdikari dan bermartabat.
Melalui program rehabilitasi sosial nan berkelanjutan, Kementerian Sosial terus mengoptimalkan terwujudnya masyarakat nan inklusif. Dalam perihal ini, setiap penduduk negara, termasuk penyandang disabilitas, mempunyai kesempatan nan sama untuk hidup lebih berdikari dan sejahtera. (akn/ega)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·