loading...
Sumur Kuno di Shanghai. Foto/ Sohu
SHANGHAI - Sebuah sumur di Shanghai mengeluarkan bunyi nan mendorong tim arkeolog untuk melakukan penelitian, dan akhirnya mengungkap rahasia tersembunyinya.
Sumur memainkan peran nan sangat krusial dalam kehidupan masyarakat Tiongkok kuno.
Di era sebelum sistem penyediaan air modern, orang-orang hanya mempunyai sedikit langkah untuk mendapatkan air – baik dengan membawanya di pundak, melangkah ke sungai, alias hanya mengandalkan sumur terdekat.
Saat ini, para arkeolog sering menggunakan distribusi, struktur, dan kreasi sumur ketika menggali situs antik untuk menentukan usia dan skala situs tersebut, sehingga menyoroti pentingnya sumur.
Di Kota Baihe, Distrik Qingfu, Shanghai (Tiongkok), terletak situs Kota Qinglong nan mempunyai nilai sejarah penting, nan berasal dari periode Tianbao Dinasti Tang.
Pemerintah setempat telah melakukan penggalian arkeologi sistematis di area Kota Qinglong. Selama penggalian, para peneliti secara tak terduga menemukan sebuah sumur antik nan berasal dari Dinasti Song, nan seluruhnya terbuat dari batu bata dan batu.
Setelah dibersihkan, air sumur kembali menyembur keluar, menghantam tembok batu nan tersusun rapi, menciptakan bunyi nan bening dan merdu, seolah waktu sedang membisikkan sebuah lagu.
Suara nan menyenangkan ini apalagi dapat terdengar dari jauh. Sumur nan bagus ini membikin para arkeolog menyimpulkan bahwa wilayah ini dulunya pasti merupakan tempat nan makmur, dan apalagi mungkin menyimpan banyak peninggalan budaya penting.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·