Kiat Persiapan Berkendara Motor di Tengah Lalu Lintas Terpapar Abu Vulkanik

Sedang Trending 36 menit yang lalu
Ilustrasi kondisi lampau lintas pengaruh letusan Gunung Merapi di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (11/3/2023). Foto: Anis Efizudin/ANTARA FOTO

Erupsi dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau nan berakibat pada kondisi lingkungan lampau lintas menuntut kewaspadaan ekstra oleh para pengguna jalan. Terutama bagi pengendara sepeda motor.

Para pengguna sepeda motor diimbau untuk membatasi aktivitas berkendara di luar ruangan selama area terdampak belum steril. Jika terpaksa kudu bermobilitas, persiapan semacam perangkat pelindung diri alias APD.

Ketua Bidang Road Safety & Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Victor Assani mengingatkan adanya dua akibat utama saat ketika terpaksa berkendara di tengah paparan abu vulkanik.

"Paling tidak ada dua perihal nan kudu diwaspadai, nan pertama adalah persoalan kesehatan dan pengaruh terhadap badan kita. Kedua ialah ke sepeda motor kita sendiri serta gimana penangannya terhadap kendaraan," urai Victor kepada kumparan, Minggu (6/9).

5 diler motor Suzuki terbaru beraksi di Indonesia. Foto: Suzuki Indonesia

Pengendara sepeda motor disarankan melengkapi diri dengan atribut pelindung diri tertutup seperti helm jenis full face, jaket berbahan tebal, sarung tangan, sepatu, celana nan menutupi seluruh bagian kaki, serta masker standar N95 alias KN95.

Dari sisi teknis kendaraan, Victor bilang komponen filter udara menjadi aspek paling krusial nan wajib diperiksa. Partikel abu vulkanik berukuran mikro nan menumpuk dapat menyumbat aliran udara ke ruang bakar hingga menurunkan performa mesin.

Kandungan senyawa silika pada abu vulkanik mempunyai sifat abrasif layaknya amplas halus. Jika partikel tersebut lolos ke ruang bakar, gesekan partikel berisiko menggores tembok silinder, piston, hingga merusak kompresi klep.

"Flow effect selanjutnya adalah partikel lembut nan masuk ke dapur pacu bakal berinteraksi dengan sisa pembakaran dan pelumas, akhirnya bakal menciptakan kerak. Ini juga bakal punya pengaruh pada keahlian komponen seperti klep dan kompresi mesin," katanya.

Perlengkapan berkendara motor saat new normal. Foto: AHM

Prosedur pembersihan bodi motor nan terpapar debu vulkanik juga wajib dilakukan secara hati-hati tanpa langsung menggosok permukaan cat. Pemilik motor disarankan menyiramkan air mengalir bertekanan sedang untuk melunturkan material debu secara perlahan.

"Untuk mencuci pun perlu diperlakukan dengan unik seperti menyiram air mengalir dengan tekanan sedang secara perlahan untuk melunturkan debu vulkanik tanpa menggosoknya terlebih dulu dan gunakan kain alias spons nan lembut atau microfiber," terang Victor.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan