Khutbah Jumat: Memahami 4 Tingkatan Rezeki

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

JAKARTA - Rezeki bukan hanya berbentuk materi alias barang nan dapat disentuh, tetapi juga mencakup hal-hal seperti kesehatan, hingga ridha Allah SWT. Karena itulah kita kudu terus berterima kasih atas segala rezeki dari Allah SWT nan telah kita terima.

Khutbah kali ini membahas mengenai empat tingkatan rezeki nan diberikan Allah SWT kepada manusia, sebagaimana dilansir NU Online.

Khutbah I

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah,

Menjadi keniscayaan bagi kita untuk memanjatkan rasa syukur kepada Allah atas limpahan nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kehidupan. Mari kita wujudkan rasa syukur ini dengan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa. Karena hanya dengan takwa, hidup kita bakal terarah, dan rezeki kita bakal penuh keberkahan.

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًاۙ . وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ

Artinya: “Siapa nan bertakwa kepada Allah, niscaya Dia bakal membukakan jalan keluar. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah nan tidak dia duga.” (QS At-Thalaq: 2-3)

Pada kesempatan ini, mari kita renungkan prinsip dan tingkatan rezeki sebagaimana dijelaskan oleh ustadz berjulukan Muhammad Mutawalli al-Sha'rawi. Beliau menjelaskan bahwa rezeki mempunyai tingkatan, bukan sekadar kekayaan nan kita miliki. Syekh asy-Sya’rawi menjelaskan 4 tingkatan rezeki dalam ungkapan nan sangat indah:

المَالُ هُوَ أَدْنَى دَرَجَاتِ الرِّزْقِ. وَالعَافِيَةُ أَعْلَى دَرَجَاتِ الرِّزْقِ. وَصَلَاحُ الأَبْنَاءِ أَفْضَلُ أَنْوَاعِ الرِّزْقِ. وَرِضَا رَبِّ العَالَمِينَ فَهُوَ تَمَامُ الرِّزْقِ

Artinya: “Harta adalah rezeki paling rendah, kesehatan adalah rezeki paling tinggi, anak saleh adalah rezeki paling utama, dan ridha Allah adalah rezeki nan paling sempurna.”

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com