Calon Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa mengungkap ada enam nama nan masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.
Namun, dia hanya menyebut lima nama nan telah sepakat menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) jika pemilihan tidak dapat dilakukan melalui musyawarah mufakat.
Kelima nama tersebut ialah KH Zulfa Mustofa, Gus Kikin, Gus Yusuf, Gus Rozin, dan Gus Salam. Sementara satu calon lainnya tidak disebutkan oleh Zulfa.
"Saya, Gus Kikin, ya kan. Saya Zulfa Mustafa, Gus Kikin, lampau siapa tadi? Gus Yusuf, lampau Gus Rozin, lampau Gus Salam. Kami lima bermufakat pemilihan Ketua Umum itu jika tidak bisa dipilih secara musyawarah mufakat, maka sistemnya adalah lewat Ahwa, gitu ya. Ya. Artinya tetap mengirim lima nama," kata Zulfa di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8).
Ketika ditanya siapa calon keenam nan tidak disebutkan, Zulfa memilih tidak mengungkapkannya. Dia justru mengatakan nama tersebut sudah diketahui publik.
"Saya pikir kita tahu semua lah. Gak perlu, gak perlu ditanya, Anda tahu lah calonnya siapa," jawabnya.
Sebelumnya, Zulfa berbareng Gus Kikin, Gus Yusuf, Gus Rozin dan Gus Salam, sepakat mengusulkan untuk memakai sistem AHWA jika musyawarah mufakat untuk memilih Ketua Umum PBNU tidak tercapai.
Dalam sistem tersebut, lima nama calon bakal diusulkan untuk kemudian diseleksi melalui AHWA. Zulfa menilai sistem ini menggabungkan unsur election dan selection dalam menentukan Ketua Umum PBNU.
Menurut Zulfa, sistem tersebut juga dapat memperkuat posisi Syuriyah sebagai pemegang posisi tertinggi dalam struktur NU serta memastikan kepemimpinan Tanfidziyah melangkah searah dengan kebijakan Syuriyah.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·