Jakarta, CNN Indonesia --
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Sugiono membenarkan pertemuan para ketua umum partai nan membahas revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Menurut Sugiono, pertemuan hanya diikuti partai koalisi pemerintah namalain minus PDIP. Namun, dia enggan mengungkap perincian waktu dan tempat pertemuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sejauh ini nan saya tahu itu ketum-ketum partai nan di koalisi pemerintah," kata Sugiono usai rapat tertutup di Komisi I DPR, kompleks parlemen, Rabu (16/9).
Hingga buletin ini ditulis, belum ada konfirmasi dan tanggapan PDIP mengenai pertemuan. CNNIndonesia.com telah menghubungi Wakil Ketua dan personil Komisi II DPR dari PDIP, Aria Bima dan Deddy Sitorus namun belum mendapat respons.
Sementara, Sugiono menambahkan, hasil pertemuan antara lain diklaim telah menyepakati perubahan periode pemisah parlemen dari 4 menjadi 5 persen. Pihaknya mempertimbangkan agar pemilu ke depan bisa lebih efektif dan efisien.
"Tapi Gerindra juga sepakat soal PT 5 persen. Seperti juga kemarin Golkar juga menyampaikan ya, PKS juga menyampaikan dan saya kira itu nan kita sepakati," kata Sugiono.
Dia menyebut sejumlah poin lain turut dibahas dalam pertemuan tersebut meski dirinya enggan mengungkap lebih detail. Namun, dia memastikan pertemuan lanjutan bakal kembali digelar.
"Itu nan kemarin dibicarakan. Nanti kan ujungnya kesepakatan ya kita kumpul lagi," katanya.
(thr/fra)
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·