Ketua OJK Friderica Widyasari Diminta Percepat Reformasi Pasar Modal

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 13 Maret 2026 |08:18 WIB

Ketua OJK Friderica Widyasari Diminta Percepat Reformasi Pasar Modal

Kehadiran nahkoda baru di bawah kepemimpinan Friderica Widyasari Dewi diharapkan bisa memulihkan kepercayaan pasar. (Foto: Okezone.com/OJK)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menyetujui lima Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpilih untuk periode 2026-2031 dalam Rapat Paripurna. Kehadiran nahkoda baru di bawah kepemimpinan Friderica Widyasari Dewi diharapkan bisa memulihkan kepercayaan pasar nan sempat bergolak pada awal 2026.

Chief Economist Permata Bank Josua Pardede menekankan, momentum pergantian kepemimpinan ini kudu dijawab dengan kebijakan nan tegas dan transparan.

"Kami berambisi siapa pun ketua baru OJK, ini menjadi momentum positif. Jika kita memandang kembali pada Januari lampau dan awal Februari, memang dibutuhkan kepemimpinan untuk meningkatkan kepercayaan pasar," ujar Josua, Jumat (13/3/2026).

Menurut Josua, perlu adanya perbaikan pada transparansi kepemilikan saham, pengelompokkan investor, hingga kenaikan pemisah minimum free float. Josua juga menyoroti urgensi pembentukan satuan tugas khusus.

"Lalu saya memandang nan juga disampaikan oleh ketua OJK nan sudah ditunjuk adalah gimana pembentukan satgas reformasi integritas pasar modal nan juga saya pikir sangat penting," kata dia.

OJK diminta memastikan kualitas aset bank tetap terjaga meski penyaluran angsuran meningkat. Selain itu, regulator diharapkan bisa mempercepat transmisi penurunan suku kembang referensi BI ke kembang perbankan agar intermediasi lebih optimal.

Penguatan pengawasan pada segmen rentan seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) menjadi krusial untuk mencegah pencabutan izin upaya di masa depan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com