Ketika Car Free Day Jakarta Dilihat sebagai Bagian Budaya Freedom Flow Terbuka

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Car Free Day (Ilustrasi) Foto: REUTERS/Darren Whiteside

Car free day sudah menjadi agenda rutin akhir pekan bagi kaum urban Jakarta. Siapa sangka, konsep ini menjelma menjadi sebuah kejadian budaya dalam ruang ekspresi luar biasa bagi masyarakat sekitar sehingga menjadi letak tepat untuk mengekspresikan diri, berolahraga, hingga berekreasi di Minggu pagi.

Terlebih, menurut laporan World Urbanization Prospects 2025 dari United Nations Department of Economic and Social Affairs, Jakarta menjadi kota dengan populasi terbesar di bumi dengan 42 juta penduduk, nan bisa mengalahkan posisi Dhaka dan Tokyo.

Di tengah skala kota nan luar biasa tersebut, sebuah perusahaan pilates, VAURA memandang bahwa car free day memperlihatkan sisi lain Jakarta nan tak kalah menarik. Setiap Minggu, salah satu ruas jalan utama di jantung ibu kota beralih bentuk menjadi ruang publik berbareng bagi masyarakat untuk berlari, bersepeda, melangkah kaki, berolahraga, dan menikmati waktu wisata berbareng keluarga.

Hal ini kemudian memunculkan kebiasaan luar biasa untuk masyarakat Jakarta, ialah budaya bergerak. Maka itu, VAURA Pilates Menteng menghadirkan kelas outdoor reformer nan sebelumnya telah diselenggarakan di Singapura dan Dubai.

“Jadi, VAURA datang bukan untuk mengajarkan Jakarta tentang movement-justru Jakarta telah menunjukkan kepada bumi gimana sebuah kota dapat bergerak bersama. nan mau kami lakukan adalah betul-betul melebur dalam budaya ini dan tumbuh bersamanya. Sebuah simbiosis nan nyata, di mana kami dapat saling menguatkan. Itulah nan mau kami bangun di sini,”  ujar Dr. Adriana Chandra Ardy, Founder and President Director, VAURA Menteng, seperti dikutip dari siaran resmi, Jumat (21/8).

Car free day Jakarta nan sudah menjadi bagian dari budaya kota untuk bergerak berbareng di Minggu pagi. Foto: Dok. Istimewa

Berlangsung di tengah daya car free day Jakarta pada Minggu lampau (16/8), event bertema Freedom Flow ini mempertemukan 50 peserta dari beragam kalangan. Peserta tersebut disatukan dalam format kelas olahraga outdoor pilates grup besar dengan musik, high-energy programming, serta standar training internasional.

“Yang membikin sesi ini begitu spesial adalah gimana kelas kami secara alami menyatu dengan semua aktivitas nan sudah berjalan di sekitar. Lingkungan outdoor memberikan lapisan daya nan berbeda dan betul-betul mengubah dinamika kelas. Ada runners nan melintas, keluarga, musik, dan movement di mana-mana,” ujar Camila Arreaga, Head Trainer VAURA Menteng.

“Kami menjadi bagian dari sebuah kota nan memang sudah bergerak. Melihat 50 orang bergerak berbareng melalui strength, control, endurance, dan precision membikin sesi ini menjadi pengalaman nan sangat berkesan untuk saya pimpin,” pungkasnya.

Setelah sesi selesai, para peserta melanjutkan pagi dengan menikmati refreshments, bersosialisasi, serta games. Melalui aktivitas ini, dapat terlihat bahwa bergerak berbareng sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Jakarta dan menjadi bagian dari daya nan luar biasa nan telah menyatu dengan kota ini.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan