Kerja Sama Dosen Prodi Pendidikan IPA UPI Bandung dengan MGMP IPA Kabupaten Sumedang dalam Pelatihan IoT

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Kerja Sama Dosen Prodi Pendidikan IPA UPI Bandung dengan MGMP IPA Kabupaten Sumedang dalam Pelatihan IoT Dosen UPI Bandung bekerja sama dengan MGMP IPA Sumedang menggelar training Internet of Things berbasis STEM dan ESD untuk meningkatkan kompetensi guru.(UPI Bandung)

KOMITMEN Prodi Pendidikan IPA FPMIPA UPI Bandung dalam mendukung pengembangan kompetensi pembimbing terus bersambung melalui aktivitas pengabdian kepada masyarakat untuk musyawarah pembimbing mata pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Sumedang. Pengabdian dalam bentuk workshop untuk pembimbing IPA SMP ini dilaksanakan mulai tanggal 13 hingga 15 Juni 2026 di SMPN 7 Sumedang Jawa Barat. Bertindak sebagai ketua tim pengabdian berjudul “Workshop Pembelajaran IoT Terintegrasi STEM ESD pada Tema pencemaran Tanah ini adalah Prof. Diana Rochintaniawati, M.Ed--Dosen mahir integrasi ICT dalam pembelajaran IPA UPI. Prof Diana mengatakan bahwa integrasi internet of things (IoT) dalam pembelajaran IPA ini dimaksudkan untuk mendukung pembelajaran sains, teknologi, enjinering dan matematika (STEM) nan saat ini tengah menjadi perhatian dalam bumi pendidikan di seluruh dunia. 

Tidak kalah krusial lagi, Prof. Diana menyampaikan bahwa teknologi hendaknya dimanfaatkan untuk mendukung upaya pencapaian sustainability development goals melalui  education for sustainable development (ESD). Untuk itu, tim pengabdian juga bekerja-sama dengan tim pengajar mahir ESD diantaranya Prof. Dr. Phil. Ari Widodo, M.Ed. nan dalam kesempatan tersebut juga bertindak sebagai narasumber. 

Sebanyak 30 orang pembimbing IPA dari beragam SMP di Kabupaten Sumedang berperan-serta dalam aktivitas nan disambut baik oleh dinas pendidikan Kabupaten Sumedang melalui Sekdis Dani Setiawan, M.Pd. Dani berpesan agar para pembimbing aktif mengikuti workshop ini dengan menerapkan model training empat level Kirck Patrick. Peserta diharapkan dapat mengikuti aktivitas training mulai dari reaction, learning, behavior dan results. 

Sejalan dengan pesan tersebut, agenda workshop dimulai dari reaction peserta terhadap pemaparan narasumber di hari pertama. Hari kedua adalah learning, dimana peserta memperoleh materi dan pembimbingan praktik integrasi IoT dalam pembelajaran tema pencemaran tanah dibawah pengarahan Dr. Aay Susilawati, M.Pd dan tim.  

Menanggapi training di hari kedua ini, salah satu peserta ialah Sri Widianti, S.Pd. menuturkan bahwa integrasi IoT dalam pembelajaran IPA nan dilatihkan sesuai dengan prinsip mendidik anak sesuai zamannya. Behaviour dan results diterapkan oleh para pembimbing di kelas masing-masing. Contoh results nan dapat diukur diperoleh melalui penerapan di kelas secara autentik. Anjar Sudrajat, S.Pd. berkedudukan sebagai pembimbing model di hari ke-3 menampilkan pembelajaran integrasi IoT terhadap siswa di SMPN 1 Sumedang. 

Di akhir aktivitas Prof. Diana memimpin refleksi dan menyampaikan bahwa integrasi IoT dalam pembelajaran IPA ini menunjang pembelajaran IPA nan inovatif dan sesuai dengan percepatan teknologi digital masa kini. Namun, pada pelaksanaannya perlu didukung dengan sarana dan prasarana nan memadai. 

Untuk sekolah di pedalaman nan hubungan internetnya terbatas, pembimbing tidak perlu memaksakan. Prof. Diana menyampaikan bahwa teknologi dalam STEM dapat pula diaktualisasikan dalam corak teknologi sederhana nan berfaedah bagi kehidupan sehari-hari. (RO/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia