Kereta Cepat Kyushu Shinkansen masih Lumpuh Pascagempa M 7,1 di Jepang

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Kereta Cepat Kyushu Shinkansen tetap Lumpuh Pascagempa M 7,1 di Jepang Ilustrasi(Dok AFP)

LAYANAN kereta cepat Kyushu Shinkansen tetap dihentikan hingga Rabu (29/7) setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang. Otoritas setempat juga terus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

Operator Shinkansen mengumumkan bahwa jasa kereta sigap di jalur tersebut tetap dihentikan pada hari ini menyusul akibat gempa nan terjadi pada Selasa siang.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto sekitar pukul 14.27 waktu setempat. Tak lama berselang, Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat serangkaian gempa susulan dengan kekuatan berkisar antara magnitudo 3,0 hingga 4,2.

Gempa susulan terbesar terjadi hanya dua menit setelah guncangan utama, tepatnya pada pukul 14.29 waktu setempat, dengan magnitudo 4,5.

Sejak gempa pertama terjadi, seluruh operasional Kyushu Shinkansen langsung dihentikan sebagai bagian dari prosedur keselamatan untuk melindungi penumpang dan memastikan kondisi jalur rel tetap aman.

Sementara itu, jasa trem di Kota Kumamoto dijadwalkan kembali beraksi pada Rabu dengan pembatasan kecepatan. Meski demikian, operator menyatakan jasa bakal kembali dihentikan andaikan terjadi gempa besar lainnya.

Jepang merupakan salah satu negara dengan aktivitas seismik tertinggi di bumi lantaran berada di area Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), wilayah nan dipenuhi jalur gunung api aktif dan pertemuan lempeng tektonik.

Negara tersebut menyumbang sekitar 20% dari total gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 alias lebih nan terjadi di dunia. 

Aktivitas gempa juga tergolong sangat tinggi, dengan guncangan mini hingga sedang terjadi secara rutin setiap hari.

Hingga saat ini, otoritas Jepang tetap mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan dan terus mengikuti info resmi dari Badan Meteorologi Jepang (JMA). (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia