Jakarta -
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkap nilai per unit motor listrik nan diperuntukkan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dia menyebut motor itu seharga Rp 42 juta.
"Harga pasaran Rp 52 juta, tapi kita beli jika nggak salah Rp 42 juta, di bawah nilai pasaran," kata Dadan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Dadan mengatakan pembelian motor listrik ini telah dianggarkan pada 2025. Dia menyebut, dari sasaran pembelian 24.400 motor listrik, BGN merealisasikan 21.800 unit saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan sudah masuk ke dalam anggaran 2025," ucapnya.
Sementara itu, Dadan menegaskan tidak bakal ada lagi anggaran untuk pembelian motor listrik pada 2026. Menurutnya, motor listrik bakal disalurkan ke dapur MBG di wilayah sulit.
"Iya bakal kita distribusikan kelak untuk operasional seluruh orang nan ada di SPPG, terutama untuk di daerah-daerah nan sulit," ujar Dadan.
Sebelumnya, sebuah video viral dengan menunjukkan deretan motor listrik berada di sebuah penyimpanan besar. Pembuat konten mengatakan jumlah motor ada 70 ribu dan dialokasikan untuk SPPG di wilayah Jawa Barat.
"Ini nan saya spill semua motor ada 70 ribu motor untuk wilayah Provinsi Jawa Barat doang, nah kira-kira semua karyawannya alias kepala dapur SPPG-nya saya kurang paham, saya nggak berani nyebarin berita hoax, tapi nan jelas ini untuk Provinsi Jawa Barat doang, ada 70 ribu unit motor," ucap kreator konten itu.
Terlihat juga momen ketika belasan motor itu di atas truk. Motor itu ditempeli stiker bertulis 'Badan Gizi Nasional Republik Indonesia'.
(fca/idn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·