Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara mengenai narasi nan beredar di media sosial mengenai adanya pembagian untung dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
Kepala BGN Nanik S Deyang menyatakan, info tersebut merupakan hoaks dan tidak pernah berasal dari pernyataan resmi dirinya maupun BGN itu sendiri.
"Saya menegaskan bahwa narasi nan beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana nan dicantumkan dalam pesan nan beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," ungkap Nanik dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (14/6/2026).
Nanik bilang, info nan beredar tersebut merupakan corak disinformasi nan berpotensi menyesatkan masyarakat sekaligus memicu kegaduhan di ruang publik.
Dia menilai, tidak jarang pihak-pihak nan tidak bertanggung jawab mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi tertentu nan berkarakter provokatif dan memancing reaksi masyarakat. Maka dari itu, Nanik mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima info nan beredar, terutama nan berasal dari media sosial maupun aplikasi percakapan.
"Masyarakat perlu memastikan kebenaran info melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan info nan tidak jelas asal-usulnya lantaran dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," ujarnya.
BGN Minta Publik Cek Sumber Resmi
Di samping itu, Nanik juga menegaskan bahwa seluruh info dan pernyataan resmi BGN hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi lembaga, seperti siaran pers, situs web resmi, maupun akun media sosial nan telah terverifikasi. Oleh karena itu, info nan beredar di luar kanal resmi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan nan sah.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh konten nan belum terverifikasi kebenarannya. Menurut Nanik, ruang digital nan sehat hanya dapat terwujud andaikan masyarakat mengedepankan kebenaran dan melakukan pengecekan info sebelum menyebarkannya kepada orang lain.
Lebih lanjut, Nanik menegaskan BGN saat ini tetap berfokus menjalankan tugas dan mandat pemerintah dalam menyukseskan Program MBG nan ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah nan menyasar beragam golongan penerima manfaat, termasuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Oleh lantaran itu, Nanik berambisi masyarakat tidak terpengaruh oleh info nan mengandung unsur manipulatif, provokatif, maupun fitnah.
"Kami membujuk masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN bakal terus konsentrasi menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai petunjuk nan diberikan pemerintah," tandas Nanik.
(pgr/pgr)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·