Kepala Bapanas bahas stabilisasi harga telur bersama peternak

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumpulkan perwakilan peternak ayam petelur dari seluruh Indonesia guna membahas upaya untuk menjaga stabilitas nilai telur di tingkat produsen.

"Kami ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita, peternak (ayam) petelur seluruh Indonesia nan datang menemui kami, meminta kebijakan-kebijakan nan bisa memperbaiki nilai telur nan turun," kata Amran di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, pemerintah berupaya bergerak sigap untuk mengatasi masalah kelebihan pasokan nan membuat harga telur ayam ras di tingkat peternak turun hingga di bawah tingkat yang menguntungkan bagi peternak.

Menurut dia, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah untuk melindungi peternak dari potensi kerugian akibat kelebihan stok, menjaga keberlanjutan upaya peternakan, serta menstabilkan pasokan dan nilai telur.

"Saya bangga dengan peternak petelur seluruh Indonesia bisa memenuhi kebutuhan anak bangsa, surplus apalagi ekspor ke negara lain. Di sisi lain kami sudah mengambil beberapa kebijakan, langkah-langkah agar kita bisa lindungi mereka, jangan sampai merugi," katanya.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan mengawal penerapan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur di tingkat peternak sebesar Rp26.500 per kilogram.

Ia juga mengimbau para peternak untuk ikut memantau penerapan nilai referensi pembelian telur.

Selain itu, pemerintah melalui Perum Bulog menyalurkan jagung dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke beragam wilayah guna menjaga stabilitas nilai pakan ternak dan mendukung keberlanjutan upaya peternakan.

Amran telah berkomunikasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati guna mengupayakan peningkatan penyerapan telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saya menelepon langsung Ibu Kepala BGN, dan Beliau langsung menyanggupi. Insya Allah jumlahnya, kuantumnya, bakal ditingkatkan untuk BGN kita seluruh Indonesia," katanya.

Amran menyampaikan bahwa penyaluran telur untuk Program MBG bakal ditingkatkan menjadi tiga kali dalam sepekan.

"Iya, tiga kali seminggu, sigap itu, kelak bakal cepat," katanya.

Ketua Pinsar Petelur Nasional Yudianto Yosgiarso mengapresiasi langkah sigap pemerintah untuk membantu keberlangsungan upaya peternak.

Peningkatan penyerapan telur untuk Program MBG, menurut dia, bakal sangat membantu peternak dalam mengatasi kelebihan pasokan.

"Ini sangat membantu kami dan kami juga terima kasih atas inisiatif dari Bapak Menteri. BGN juga bakal menyerap telur dari peternak, seminggu menjadi tiga kali kembali, nan kemarin baru satu kali," kata Yudianto.

Dia mengimbau para pedagang dan pelaku upaya mematuhi patokan nilai referensi pembelian telur nan telah ditetapkan oleh pemerintah.

Selain itu, dia mengimbau para peternak untuk segera melapor ke Badan Pangan Nasional jika mendapati pembelian telur dengan nilai di bawah referensi nan telah ditetapkan oleh pemerintah. 

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional