Niko Prayoga
, Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |19:05 WIB

Kandungan dalam vitamin anak. (Foto: Freepik)
BANYAK orangtua sering kali merasa bingung saat membaca tabel komposisi pada label vitamin anak. Utamanya ketika memandang nomor persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG) seperti kandungan zinc dan vitamin C lantaran tidak mencapai nomor penuh alias 100 persen.
Dokter Spesialis anak, dr. Lucky Yogasatria, dalam unggahan video di IG pribadinya menjelaskan bahwa kejadian ini bukanlah sebuah kesalahan formulasi. Melainkan pengaturan takaran nan cukup dan sesuai dengan kebutuhan anak.

"Enggak selalu makin mendekati 100% itu semakin bagus. Karena tubuh anak itu enggak kayak kerjain ceklis gitu,” kata dr. Lucky, dikutip Jumat (24/4/2026).
1. Alasan Zinc dan Vitamin C Tidak 100 Persen
Menurut dr. Lucky, penyusunan formula suplemen untuk anak melibatkan pertimbangan nan sangat kompleks, melampaui sekadar nomor kecukupan. Kandungan dalam vitamin anak kudu dipastikan tidak memberikan pengaruh samping negatif bagi kesehatan anak jika digunakan dalam jangka panjang.
“Dan formula vitamin anak itu juga enggak hanya mikir berapa persennya. Tapi juga mikir kondusif enggak nih jika dikonsumsi rutin? Nyaman enggak di lambung? Dan jangan sampai berlebihan,” ucap dr. Lucky.
Terlebih, konsep dasar suplemen anak itu berfaedah sebagai pendamping. Suplemen bukan sumber nutrisi utama nan menggantikan asupan dari pola makan sehari-hari sehingga ada batas kandungan di dalamnya.
“Suplemen anak itu memang tugasnya melengkapi, bukan menggantikan semua kebutuhan dari makanan. Makanya komposisi vitamin anak itu sering dibuat tidak rata semua,” tutur dr. Lucky.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·