Kenapa Anak Tidak Takut Ular? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2026 |19:03 WIB

Kenapa Anak Tidak Takut Ular? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ilustrasi anak mini tidak takut ular. (Foto: dok Magnific/kuritafsheen77)

JAKARTA - Bagi sebagian besar orang dewasa, memandang seekor ular meski hanya di layar televisi alias dari kembali kaca akuarium sudah cukup untuk memicu sensasi merinding. Namun, pemandangan berbeda justru sering kali terlihat pada anak-anak. 

Tidak sedikit balita nan justru bersikap santai, penasaran, alias apalagi beriktikad menyentuh reptil tersebut tanpa ragu. Fenomena menarik ini rupanya bukan sekadar kebetulan belaka, melainkan berangkaian erat dengan perkembangan kognitif dan persepsi visual pada masa kanak-kanak.

Dokter sekaligus influencer kesehatan Adam Prabata membeberkan argumen ilmiah di kembali perilaku tersebut melalui unggahan di akun IG pribadinya. Ia menegaskan bahwa rasa takut terhadap hewan melata seperti ular pada dasarnya bukanlah respons alami nan dibawa sejak manusia lahir.

“Ketakutan terhadap ular itu bukan bawaan lahir, melainkan berasal dari pengalaman sosial, misalnya mengawasi reaksi orang dewasa nan takut alias panik terhadap ular,” ujar dr. Adam, dikutip Minggu (9/8/2026).

Perspektif tersebut menjelaskan kenapa anak-anak usia awal kerap menunjukkan gestur tenang saat berhadapan dengan objek nan oleh orang dewasa dianggap membahayakan. Tanpa adanya referensi rasa takut dari lingkungan sekitar, persepsi mereka terhadap ular murni didasari oleh rasa mau tahu.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin women lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com