Kemlu: Situasi di Timur Tengah Berangsur Kondusif, Tak Ada Serangan Rudal

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan berita terbaru mengenai kondisi keamanan di area Timur Tengah. Disebutkan, situasi di wilayah Asia barat, khususnya di negara-negara Teluk, terpantau berangsur stabil dan kondusif.

"Situasi di Timur Tengah khususnya di negara-negara Teluk: Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab terpantau berangsur stabil dan kondusif," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah dalam bertemu pers di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Dia mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir sudah tidak ada lagi laporan mengenai serangan udara. Aktivitas publik pun mulai kembali melangkah normal.

"Tidak terdapat laporan serangan rudal alias drone dalam beberapa hari terakhir dan aktivitas publik termasuk kebanyakan ruang udara di Timur Tengah berangsur normal, sudah dibuka," lanjutnya.

Meski kebanyakan ruang udara telah dibuka, Heni menuturkan tetap ada sejumlah titik nan belum beraksi penuh untuk penerbangan sipil. "Hingga saat ini tercatat hanya Bandara Manama di Bahrain dan Baghdad di Irak nan tetap tertutup untuk penerbangan," katanya.

Terkait perlindungan penduduk negara Indonesia (WNI), Kemlu memastikan per Rabu (29/4), sudah tidak ada lagi WNI nan tertahan alias stranded di area bentrok tersebut. Tercatat ribuan WNI telah mendapatkan fasilitasi kepulangan.

"Sejumlah 2.999 WNI telah difasilitasi baik untuk pemindahan maupun repatriasi mandiri, termasuk korban WNI dari UNIFIL," jelas Heni.

Heni menjelaskan, penanganan tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif antara Kemlu, perwakilan RI di luar negeri, maskapai, dan pihak-pihak terkait. Pihaknya memastikan akomodasi dan proses kepulangan WNI ke tanah air melangkah dengan aman.

Khusus untuk WNI di Iran, lanjut Heni, proses pemindahan telah diselesaikan dalam tiga tahap. Sebanyak 13 orang WNI nan masuk dalam tahap terakhir telah tiba dengan selamat di Indonesia pada 21 April lalu.

"Terkait proses pemindahan WNI di Iran, kita telah melakukan pemindahan tiga tahap di Iran dan nan terakhir itu 13 orang WNI telah tiba di tanah air pada tanggal 21 April lalu," tutur Heni.

Dia menyatakan kondisi WNI di Timur Tengah saat ini dalam keadaan aman. Meski begitu, dia meminta masyarakat Indonesia di sana untuk tidak lengah mengingat dinamika geopolitik nan bisa berubah.

"Kewaspadaan tetap diperlukan dalam situasi darurat. Kepada para WNI terus diimbau untuk waspada dan menjaga komunikasi dengan perwakilan terdekat," imbau Heni. (ond/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News