Kemlu Sesalkan Negosiasi Gencatan Senjata AS-Iran Gagal, Serukan Diplomasi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI angkat bicara mengenai gagalnya perundingan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Pakistan. Kemlu menyesalkan perundingan tersebut belum mencapai kesepakatan.

"Indonesia menyesalkan belum tercapainya kesepakatan dalam perundingan antara AS dan Iran, terlepas tentunya dari kerja keras nan dilakukan oleh Pakistan dalam memfasilitasi perbincangan antara kedua belah pihak," ujar Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang di instansi Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Yvonne mengatakan perundingan tersebut adalah langkah awal nan tepat dan perlu dilanjutkan. Kemlu juga menyerukan kepada seluruh pihak nan terlibat untuk menahan diri dan mengedapankan diplomasi.

"Namun meski demikian, Indonesia memandang perundingan ini merupakan langkah awal nan tepat dan nan sangat krusial dan perlu terus dilanjutkan. Dan kita menyerukan kepada seluruh pihak tentunya di tengah proses ini untuk terus menahan diri dan tetap mengedepankan selalu perbincangan dan diplomasi, dan menghindari meluasnya pengaruh bentrok terhadap stabilitas dan perdamaian dunia," katanya.

Kemlu menekankan pentingnya pihak nan berkompromi untuk menghormati kedaulatan setiap negara. Kemlu juga menekankan pentingnya penghormatan bakal norma internasional dan Piagam PBB.

"Sekali lagi kita tekankan pentingnya untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara, serta penghormatan terhadap norma internasional dan Piagam PBB," kata Yvonne.

Sebelumnya, perundingan membahas finalisasi gencatan senjata antara AS dan Iran digelar secara maraton selama 21 jam di Islamabad pada Sabtu (11/4), dengan Pakistan sebagai mediatornya, kandas mencapai kesepakatan.

(dek/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News