Kemlu RI Kutuk Israel Atas Penangkapan Relawan Global Sumud Flotilla 2.0

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Kemlu RI Kutuk Israel Atas Penangkapan Relawan Global Sumud Flotilla 2.0 Massa dari Solidaritas Seni untuk Palestina mengikuti tindakan solidaritas bagi WNI dan Jurnalis nan diculik Israel di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026). Dalam tindakan tersebut, massa dari Solidaritas Seni untuk Palestina meminta agar pe(ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/YU)

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) RI melayangkan protes keras dan mengutuk tindakan tidak manusiawi nan dilakukan militer Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 (GSF 2.0). Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran nyata terhadap prinsip kemanusiaan dan hukum internasional.

Dalam pernyataan resmi nan dirilis melalui platform X, Kamis (21/5) @kemlu_ri, Kemlu menegaskan bahwa tindakan militer Israel terhadap armada kemanusiaan tersebut tidak dapat ditoleransi. Indonesia menyoroti bahwa relawan nan tergabung dalam misi ini membawa misi kemanusiaan nan semestinya dilindungi.

Fokus Pembebasan WNI

Prioritas utama Pemerintah Indonesia saat ini adalah memastikan keselamatan dan mengupayakan pembebasan penduduk negara Indonesia (WNI) nan turut ditangkap dalam kejadian tersebut. Kemlu menyatakan telah melakukan koordinasi intensif sejak awal keberangkatan armada.

Pernyataan Resmi Kemlu RI:
"Pemerintah Indonesia terus konsentrasi melakukan beragam upaya untuk membebaskan seluruh WNI nan ditangkap. Pelindungan WNI merupakan prioritas utama dan pemerintah bakal terus mengawal proses pembebasan hingga seluruh WNI dapat kembali dengan selamat ke tanah air secepatnya."

Pelanggaran Hukum Internasional

Indonesia kembali menekankan bahwa tindakan militer Israel terhadap armada Global Sumud Flotilla merupakan corak pengabaian terhadap norma-norma internasional. Pemerintah RI melalui perwakilan mengenai terus menjalin komunikasi dengan beragam pihak internasional untuk menekan Israel agar segera melepaskan para relawan.

Hingga buletin ini diturunkan, pihak Kemlu dan Perwakilan RI di wilayah mengenai tetap melakukan pengesahan mengenai jumlah pasti dan kondisi kesehatan para relawan WNI nan berada di bawah otoritas Israel. Upaya diplomasi terus ditingkatkan guna memastikan kepulangan mereka dalam waktu singkat.

Misi Global Sumud Flotilla 2.0 sendiri merupakan aktivitas dunia nan bermaksud menembus blokade dan menyalurkan support kemanusiaan ke wilayah konflik, nan kali ini kembali mendapat tindakan represif dari kekuatan militer Israel. (Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia