Kemensos-PKP Cek Rumah Tak Layak Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Jatim

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta -

Kementerian Sosial RI (Kemensos) berbareng Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI (PKP) mulai melakukan verifikasi aktual ke rumah-rumah orangtua siswa Sekolah Rakyat di Jawa Timur (Jatim) nan diusulkan mendapat program bedah rumah.

Tahapan verifikasi ditargetkan selesai pada bulan ini sehingga proses pembaharuan dapat segera dimulai pada bulan Juli secara bertahap.

Kepala Satuan Kerja (Satker) PKP Provinsi Jatim Shinta Dewi Astari mengatakan verifikasi aktual dilaksanakan untuk memastikan program tepat sasaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi kita lakukan kunjungan ke rumah-rumah calon penerima bantuan, ada tiga lokasi, itu lolos (verifikasi)," ujar Shinta. dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).

Tiga rumah orangtua siswa sekolah rakyat nan didatangi tim berlokasi di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo; di Desa Brahu, Kecamatan Siman; dan di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis.

Di sana, tim melakukan asesmen awal mengecek struktur bangunan, kepantasan sanitasi, luasan lahan, serta kondisi riil di lapangan.

"Akan dilakukan peningkatan kualitas terhadap rumah calon penerima support tersebut. Calon penerima support kebetulan anaknya itu sekolah di sekolah rakyat, sesuai usulan Kemensos," jelas Shinta.

Pemerintah menargetkan pembaharuan 10.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Program ini merupakan sinergi Kemensos dan Kementerian PKP untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem dengan membedah rumah family siswa agar lebih layak huni.

Di Ponorogo, terdapat 80 calon penerima bantuan, dengan tahap awal realisasi terhadap 55 penerima bantuan. Sementara untuk Jatim total terdapat 1.837 penerima bantuan.

Tahapan verifikasi di Ponorogo dan kabupaten/kota lain di Jatim seperti Gresik dan Pasuruan terus dikebut untuk memastikan program melangkah sesuai target.

Provinsi Jatim mempunyai 26 Sekolah Rakyat nan tersebar di beragam kabupaten dan kota. Jumlah tersebut menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan akomodasi Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia.

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nan diinisiasi langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Melalui program Sekolah Rakyat, anak-anak dari family prasejahtera disekolahkan dan orang tuanya diberdayakan.

(hnu/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News